Pasar notebook terdongkrak tren start up

Rabu, 18 Mei 2016 | 17:32 WIB ET

JAKARTA, kabarbisnis.com: Pasar produk notebook atau PC desktop di segmen komersial Tanah Air tahun ini menunjukan tren yang lebih positif. Hal ini disinyalir sebagai dampak tren munculnya pengusaha rintisan (start up).

MNC Sales Director Intel Indonesia, Yohan Wijaya mengungkapkan, makin banyaknya pelaku Usaha Kecil dan Menengah (UKM) yang go online serta bermunculannya banyak startup baru membuat perangkat tersebut banyak dicari.

"Kalau melihat market di Indonesia, tingkat pertumbuhan commercial product memang lebih cepat dibandingkan consumer product. Kesempatan ada di situ (commercial product) karena banyak start up yang membutuhkan komputer atau notebook untuk memperluas bisnis mereka," ungkap Johan Wijaya dalam peluncuran commercial product dari Asus, di Jakarta, Selasa (17/6/2016).

Selain pertumbuhan UKM dan start up, Johan juga melihat di kuartal I tahun 2016 ini penyerapan anggaran di pemerintahan jauh lebih besar dibandingkan tahun sebelumnya.

"Di kuartal I 2016, pemerintah lebih cepat belanja. Lalu banyak juga komputer atau notebook lama di pemerintahan yang perlu diganti dengan yang baru, ini tentu jadi kesempatan bagus," tambah Johan.

Untuk urusan pekerjaan, Johan juga mengingatkan masyarakat agar tak memilih produk-produk di segmen konsumer, sebab spesifikasi dari perangkat tersebut memang bukan diperuntukan untuk pemakaian yang intens.

"Saran saya kalau pilih perangkat untuk kerja, pilih yang seri commercial. Kebanyakan orang cari perangkat untuk kerja di Mangga Dua, sementara di sana dapatnya pasti yang konsumer. Padahal keduanya punya fungsi yang berbeda," ungkap Johan. kbc10

Bagikan artikel ini: