Pemerintah kaji ikut kerja sama Uni Ekonomi Eurasia

Senin, 23 Mei 2016 | 17:59 WIB ET

JAKARTA, kabarbisnis.com: Pemerintah siap mengkaji tawaran Pemerintah Rusia untuk turut bergabung dalam kerja sama Uni Ekonomi Eurasia. Tawaran ini diberikan ketika kunjungan kenegaraan Presiden Joko Widodo (Jokowi) ke Rusia pada pekan lalu.

Menteri Koordinator Perekonomian Darmin Nasution mengatakan, Rusia bersama negara-negara pecahan Uni Soviet telah memiliki ikatan kerja sama ekonomi yang dikenal dengan Eurasia. "Rusia juga punya kerja sama kawasan Eurasia, dan mereka menawarkan juga agar Asean membangun peningkatan kerja sama lewat Eurasia," kata dia di Jakarta, akhir pekan lalu.

Menurut Darmin, negara-negara Asean seperti Singapura dan Vietnam rupanya telah lebih dulu bergabung dalam kerja sama ekonomi ini. "Indonesia tentu akan mempelajarinya dan tidak boleh ketinggalan kereta, sekarang sedang dibicarakan," ujar dia.

Dalam keterangan persnya, Presiden Jokowi dalam acara Working Luncheon Asean-Russia Commemorative Summit di Sochi Rusia mengatakan, integrasi kerja sama antar negara-negara kawasan mutlak diperlukan. Bahkan, di Asia Tenggara juga sudah memulai implementasi masyarakat ekonomi Asean (MEA) sejak 2015 lalu.

Namun tentunya, proses kerja sama antar organisasi kawasan ini dilakukan bertahap. “Saya ingin agar kerja sama dan komunikasi antar sekretariat organisasi kawasan dapat mulai diintensifkan," ujar Jokowi.  kbc10

Bagikan artikel ini: