Rambah bisnis properti, Ratu Prabu raup laba Rp19,6 miliar di 2015

Senin, 30 Mei 2016 | 19:09 WIB ET

SURABAYA, kabarbisnis.com: Strategi yang dilakukan PT Ratu Prabu Energi Tbk. (ARTI) dengan melakukan diversifikasi usaha di sektor properti rupanya berhasil. Terbukti, emiten ini sukses mencatat kinerja positif sepanjang tahun lalu, di tengah lesunya sektor energi yang menjadi bisnis inti perseroan.

“Kami meyakini investasi di sektor properti, yaitu perkantoran Ratu Prabu 1 dan 2 di TB Simatupang merupakan langkah strategis yang akan mendukung kinerja perusahaan ke depannya,” kata Gemilang Zaharin, Direktur Keuangan Perseroan dalam keterangan tertulisnya kepada kabarbisnis, Senin (30/5/2016).

Raihan laba tersebut juga merupakan prestasi tersendiri, mengingat kinerja perusahaan lain di sektor minyak dan gas masih tertekan. Kesuksesan ARTI mencetak laba pada tahun 2015 didukung oleh pendapatan yang tercatat Rp225,8 miliar.

Dipaparkannya, kontribusi sektor minyak dan gas terhadap pendapatan perseroan mencapai Rp123,25 miliar, atau 55% dari total pendapatan. Sementara itu, kontribusi sektor properti terhadap pendapatan dalam bentuk penyewaan ruang kantor tercatat mencapai Rp 102,54 miliar atau 45% dari total pendapatan ARTI.

Di sisi fundamental, neraca ARTI semakin solid dengan penguatan ekuitas dari Rp967,4 miliar pada tahun 2014 menjadi Rp1,70 triliun pada tahun lalu. Selain itu, asset perseroan juga melonjak 35% menjadi Rp2,4 triliun.

“Dengan demikian, kami sukses mencetak laba Rp19,6 miliar pada tahun lalu sambil terus memperkuat struktur modal kami,” ujar Gemilang.

Lonjakan aset ditopang oleh peningkatan aset tetap yang signifikan. Aset tetap ARTI meningkat lebih dari 2 kali lipat menjadi Rp849,42 miliar sepanjang tahun lalu dari Rp413,34 miliar pada tahun 2014. Hal ini dikarenakan adanya penambahan tanah serta mesin dan peralatan.

Ke depannya, ARTI menargetkan akan tetap mempertahankan kontribusi kedua sektor yang dikelolanya, yaitu migas serta properti, secara seimbang. Kedua sektor ini akan saling mendukung kinerja yang positif perseroan.

Perseroan akan terus mengembangkan bisnis properti dengan perencanaan matang dan terukur, juga tidak lupa melanjutkan bisnis utama di sektor minyak dan gas dengan strategi efisiensi.

Apalagi, pihaknya melihat harga minyak mulai meninggalkan fase bottom dan perlahan mulai naik menyentuh level US$50 per barel, sehingga pemulihan harga minyak dunia akan mendukung peningkatan kinerja ARTI di sektor ini.

Di sisi bisnis properti, Northcliff Capital Ltd. Singapore, private equity terkemuka di Singapura, melalui partnernya di Indonesia, yaitu Simasindo, juga telah menjalin kerja sama dengan ARTI untuk pembiayaan proyek-proyek properti di sekitar TB Simatupang.

Northcliff menyiapkan dana US$200 juta untuk membiayai proyek properti dan gas. Sebagai gambaran, perusahaan investasi yang didirikan 5 tahun yang lalu ini fokus pada pembiayaan properti, minyak dan gas, mineral, serta infrastruktur.

“Posisi kami di sektor perminyakan dan jasa pertambangan energi dengan pengalaman di industri lebih dari 20 tahun cukup kuat dan bisnis di sektor tersebut masih tetap kami garap karena Ratu Prabu mengawali sejarah kami di sana. Namun demikian, sejak 10 tahun yang lalu, kami telah membangun portofolio di sektor properti karena kami yakin bahwa prospek di sektor ini kuat dan dapat menciptakan nilai lebih bagi para pemangku kepentingan kami,” kata Erry Sulistio, CEO Northcliff Capital.

Di bisnis properti, melalui anak usahanya PT Ratu Prabu Tiga, perseroan siap meluncurkan proyek apartemen mewah di bilangan TB Simatupang pada kuartal II tahun ini menyusul pemancangan tiang perdana pada Agustus 2015 lalu. kbc7

Bagikan artikel ini: