BuzzBuddies, medsos buatan anak negeri

Kamis, 2 Juni 2016 | 08:58 WIB ET

JAKARTA, kabarbisnis.com: Media sosial lokal yang mengutamakan kemudahan berinteraksi dengan orang-orang yang memiliki minat yang sama secara publik bernama "BuzzBuddies" resmi diluncurkan di Jakarta pada Rabu (1/6/2016) kemarin.

BuzzBuddies pertama kali dibuat pada Agustus 2014 oleh dua orang Indonesia, yakni Andrew Susanto dan Willy dengan harapan dapat menjadi medsos kebanggaan warga Indonesia.

"Aplikasi ini dapat membantu seluruh penggunanya untuk berbagi dan mendapatkan informasi sesuai dengan minatnya masing-masing," kata CEO BuzzBuddies Andrew Susanto saat peluncuran BuzzBuddies di Jakarta.

Menurut dia, BuzzBuddies dirancang agar para penggunanya dapat berkembang secara positif melalui sejumlah fitur yang disediakan, yakni public timeline, leaderboard, buzzing dan chat room. "Fitur-fitur itu disediakan supaya semua orang bisa saling berbagi informasi, pengetahuan, minat dan hal positif lainnya. Sehingga, seluruh pengguna dapat berkembang secara positif," ujar Andrew.

Dia menuturkan medsos tersebut menawarkan kemudahan kepada para buddies (sebutan bagi pengguna BuzzBuddies) untuk menemukan postingan atau informasi yang sesuai dengan minat, karena postingan dikelompokkan secara otomatis oleh BuzzBuddies.

"Saat ini, sudah ada 40 macam minat yang ada di BuzzBuddies. Jumlah tersebut akan terus bertambah kedepannya, tergantung dari permintaan dan popularitas. Perbaikan juga akan terus kami lakukan agar dapat memberikan pelayanan yang lebih baik," tutur Andrew.

Dia mengatakan salah satu fitur yang terus berkembang adalah Leaderboard. Fitur tersebut menunjukkan tingkat keaktifan buddies dalam bentuk rangking bulanan. Kedepannya, sambung dia, tidak menutup kemungkinan Leaderboard akan dijadikan kompetisi berhadiah.

Sebagai pendatang baru di dunia Media sosial, dia menambahkan, BuzzBuddies telah memiliki berbagai program dan aktivitas, baik secara online (daring) maupun secara offline. "Kami berharap BuzzBuddies dapat menjadi pilihan Media sosial bagi para generasi muda di Indonesia untuk berbagi minat dan keseruan dalam hal yang positif," ungkap Andrew. kbc10

Bagikan artikel ini: