KKR siap borong saham Japfa Rp1,08 triliun

Jum'at, 10 Juni 2016 | 11:21 WIB ET

JAKARTA, kabarbisnis.com: KKR Jade Investment Pte Ltd berkomitmen membeli 750 juta saham baru atau setara 6,57% dari modal disetor PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk (JPFA). Selain itu, KKR juga membeli 3,87% saham Japfa milik induk usahanya. Total nilai transaksi mencapai Rp 1,08 triliun.

Sekretaris Perusahaan Japfa Comfeed Maya Pradjono mengatakan, perseroan bersama KKR Jade telah menandatangani subscription agreement pada 8 Juni 2016. Hal ini terkait rencana perseroan dalam mengeluarkan saham baru melalui penambahan modal dengan hak memesan efek terlebih dahulu (HMETD) atau rights issue.

“Harga pelaksanaan ditetapkan Rp 935,6 per saham. Dana hasil penerbitan saham baru akan digunakan untuk keperluan umum termasuk menurunkan liabilitas, investasi, modal kerja, dan keperluan koporasi umum yang bermanfaat bagi perseroan,” jelas dia dalam keterangan resmi.

KKR adalah manajer investasi global yang mengelola investasi, dalam bentuk kelompok multiple asset termasuk private equity, bidang energi, infrastruktur, real estate, dana pinjaman dana lindung nilai.

KKR bertujuan menghasilkan pengembalian investasi yang menarik dengan menerapkan pendekatan investasi yang disiplin. KKR menginvestasikan modalnya sendiri bersama dengan modal para mitranya dan memberikan kesempatan bagi pihak-pihak lain melalui usaha di pasar modal. “KKR merupakan perusahaan investasi yang tidak terafiliasi dengan perseroan,” jelas dia.

Dalam skema transaksi, KKR Jade bakal membeli saham ke Japfa Comfeed sebesar Rp 701,7 miliar. Kemudian, KKR mengucurkan lagi dana untuk membeli saham dari Japfa Ltd, pemegang saham mayoritas Japfa Comfeed.

Japfa Ltd akan menjual 441,66 juta saham atau sekitar 3,87% ke KKR Jade dengan harga sekitar US$ 28,3 juta atau sekitar Rp 376,39 miliar, seiring dengan transaksi saham baru Japfa Comfeed. Dengan demikian, KKR Jade mengucurkan dana hingga Rp 1,08 triliun untuk membeli saham Japfa Comfeed.

Setelah transaksi, Japfa Ltd masih menjadi pemegang saham mayoritas, namun kepemilikan turun dari 58,73% menjadi 51%. Sementara itu, saham publik akan terdilusi dari total 31,76% menjadi 29,67%.

Hingga kuartal I-2016, Japfa Comfeed berhasil membukukan pendapatan Rp 6,4 triliun atau tumbuh 8,3% dibandingkan periode sama tahun lalu. Perseroan juga berhasil mencatatkan laba bersih Rp 277,2 miliar dari sebelumnya menderita rugi senilai Rp 222 miliar. kbc9

Bagikan artikel ini: