Sambut Lebaran, Bank Syariah Mandiri siapkan duit tunai Rp1 triliun

Selasa, 21 Juni 2016 | 00:56 WIB ET
(istimewa)
(istimewa)

JAKARTA, kabarbisnis.com: PT Bank Syariah Mandiri (BSM) menyediakan uang tunai, termasuk di mesin ATM, hingga Rp1 triliun menyambut Idul Fitri 1437 Hijriah, atau meningkat dua hingga tiga kali lipat dibandingkan dengan kebutuhan normal.

Group Head Corporate Secretary Bank Syariah Mandiri, Dharmawan P. Hadad, mengatakan, selain menyediakan dana tunai, BSM juga membuka loket penukaran uang pecahan kecil (UPK) di kantor cabang BSM dan di luar kantor cabang BSM melalui mobil kas keliling BSM. Layanan berlangsung pada Senin-Jumat pukul 09.00— 14.00 WIB selama 13 Juni-26 Juni 2016.

“Tahun ini BSM  kembali berpartisipasi aktif dalam pelayanan UPK  yang diselenggarakan oleh Bank Indonesia di IRTI Monas sebagai lokasi penukaran uang di luar Kantor Cabang” ujar Dharmawan.

Setiap harinya BSM menyediakan UPK senilai total Rp370 juta di loket tersebut. "Loket penukaran uang ini bertujuan memudahkan masyarakat dalam mendapatkan uang dalam pecahan kecil mulai dari Rp2000, Rp5000, dan seterusnya,” katanya.

Di kantor cabang, Bank Syariah Mandiri membuka 10 titik untuk layanan UPK, diantaranya BSM Area Thamrin, BSM Area Pondok Kelapa, BSM Area Hasanudin, BSM Area Mayestik, BSM Area Bekasi, BSM Area Kelapa Gading, BSM Area Kebon Jeruk, BSM Area Bogor, BSM KC Depok, dan BSM KC Tangerang.

Mengingat tingginya kebutuhan nasabah dan masyarakat dalam melakukan penukaran uang, maka diberlakukan plafon untuk setiap kali transaksi penukaran per harinya, yakni Rp3,7 juta per orang di mobil kas keliling yang membuka layanan di IRTI Monas dan Rp2 juta per orang di 10 kantor cabang BSM selama 13 Juni—26 Juni 2016.

Penukaran uang pecahan kecil setelah tanggal tersebut berdasarkan pada ketersediaan uang pecahan kecil di kantor cabang.

Dalam mekanisme penukaran, nasabah atau masyarakat diharuskan membawa KTP di mana satu tanda pengenal tersebut hanya bisa melakukan penukaran satu kali dalam sehari.

“Namun dalam rangka mendorong terwujudnya less cash society dan penjagaan securitynasabah, kami menghimbau kepada masyarakat untuk bertransaksi menggunakan e-channelBSM (atm, internet banking, mobil banking, e-money, dll) sebagai alternatif,” ujar Dharmawan. kbc2

Bagikan artikel ini: