Jasa Marga segera operasikan ruas tol baru

Jum'at, 30 Oktober 2009 | 12:58 WIB ET

JAKARTA - Perusahaan pelat merah pengelola jalan tol, PT Jasa Marga Tbk (JSMR), akan segera mengoperasikan sejumlah ruas tol baru yang saat ini sedang dibangun. Rencananya, ruas-ruas tol tersebut akan dioperasikan akhir tahun ini dan pada tahun depan.

Jasa Marga akan mengerjakan beberapa proyek jalan tol yang terdiri dari Bogor Ring Road (11 km), Semarang – Solo (76 km), Gempol – Pasuruan (32 km), JORR II Serpong – Kunciran (11,2), serta JORR II Kunciran – Cengkareng (15,2 km). Selain itu juga proyek JORR W2 Ulujami – Kebon Jeruk (7,7 km), Surabaya – Mojokerto (36,3 km), dan relokasi jalan tol Porong – Gempol (10 km). Jasa Marga juga memiliki saham 23% di Ruas JORR W1 Kebon Jeruk – Penjaringan sepanjang 9,7 km yang direncanakan akan dioperasikan pada tahun 2010.

"Untuk Ruas Bogor Ring Road, khususnya untuk Tahap I, Sentul-Kedung Halang (4 km), sudah dapat diselesaikan konstruksinya dan sudah dimanfaatkan oleh masyarakat sebelum Lebaran kemarin. Saat ini ruas tol ini tengah dalam proses persiapan operasi secara komersial," ujar Dirut JSMR Frans Suwito dalam keterangan resminya, Jumat (30/10/09).

Sementara ruas Tol Semarang-Ungaran (bagian dari Jalan Tol Semarang-Solo) dan Ruas Waru Sepanjang (bagian dari Surabaya-Mojokerto, saat ini tengah dalam proses konstruksi. Untuk Semarang-Ungaran diperkirakan akan dapat diselesaikan pada pertengahan tahun 2010. Sedang untuk Ruas Surabaya-Mojokerto, direncanakan akan dapat diselesaikan pada triwulan pertama tahun 2010.

Ruas JORR W2 Utara (Ulujami-Kebon Jeruk), saat ini tengah dalam proses pembebasan lahan. Jika proses pembebasan lahan bisa diselesaikan pada tahun ini, diperkirakan pada tahun depan ruas ini akan dapat dioperasikan. Dengan dioperasikannya Ruas W2 Utara dan W1, maka Ruas JORR nantinya akan menghubungkan empat ruas tol yang sudah beroperasi, yaitu Jakarta-Cikampek, Jagorawi, Jakarta-Tangerang dan Jalan Tol Prof.Dr.Ir.Sediyatmo (Bandara).

Dengan demikian, kendaraan dari arah Cikampek atau Jagorawi yang akan ke Tangerang/Merak, Bandara atau sebaliknya, tak perlu lagi masuk Jalan Tol Dalam Kota Jakarta. “Kepadatan kendaraan di ruas tol dalam kota Jakarta diharapkan bisa berkurang,” tutur Frans.

Selain itu, sebagai komitmen Jasa Marga terhadap pelayanan kepada pengguna jalan tol, secara periodik Jasa Marga senantiasa melakukan berbagai upaya untuk meningkatkan pelayanan di jalan tol. Beberapa peningkatan pelayanan yang saat ini sedang dilakukan Jasa Marga diantaranya adalah penambahan kapasitas (pelebaran) jalan di Tol Jagorawi (Sentul Selatan-Bogor), Tol Jakarta-Cikampek (Karawang-Cikampek), Belmera (Medan), dan beberapa ruas tol lainnya. “Sebelumnya kita sudah menyelesaikan pelebaran di Ruas Tol Bandara,” jelas Frans.

Untuk memberikan kenyaman dan kecepatan pada saat transaksi di gerbang tol, Jasa Marga bekerjasama dengan Bank Mandiri juga sudah menerbitkan E-Toll Card yang saat ini sudah bisa dipergunakan di Ruas Tol Dalam Kota Jakarta dan secara bertahap akan diterapkan di ruas tol lainnya.

Sebagai pengembangan dari pelaksanaan penggunaan E-Toll Card ini, Jasa Marga saat ini telah menyediakan dua gardu tol otomatis (GTO) untuk melayani pengguna jalan tol yang menggunakan E-Toll Card yang diletakkan di Gerbang Tol Cililitan. “Pada bulan November ini GTO juga akan kita pasang di Gerbang Tol Cengkareng dan Gerbang Tol Kapuk,” tambah Frans.

Jasa Marga juga saat ini tengah melakukan pemindahan (relokasi) Gerbang Tol Pondok Gede Timur (Jatibening) ke daerah di Cibitung. Pemindahan gerbang tol ini dimaksudkan untuk mengurangi kemacetan yang biasa terjadi di Gerbang Tol Jatibening. Pemindahan Gerbang Tol juga akan dilakukan untuk Gerbang Tol TMII ke daerah Cibubur.

Peningkatan pelayanan lainnya yang sedang dilakukan adalah penambahan CCTV di beberapa ruas tol, modernisasi peralatan tol, dan pemasangan rambu variabel (Variable Message Sign). “Seluruh peningkatan pelayanan ini adalah wujud komitmen Jasa Marga untuk memberikan pelayanan terbaik kepada pengguna jalan tol,” jelasnya.

Jasa Marga saat ini mengelola 13 ruas tol yakni jalan tol Belmera di Sumatera Utara, Jagorawi, Jakarta – Tangerang, Ulujami – Pondok Aren, Jakarta Inner Ring Road, Sedyatmo atau Tol Bandara, Jakarta – Cikampek, Jakarta Outer Ring Road, Cikampek – Padalarang, Padalarang – Cileunyi, Palikanci, Semarang, dan Surabaya – Gempol. Panjang seluruh ruas tol yang dikelola Jasa Marga sekitar 500 km atau 78% dari seluruh ruas tol yang beroperasi di Indonesia. kbc10

Bagikan artikel ini: