Mensos guyur Rp70 miliar untuk 36.886 keluarga harapan

Senin, 1 Agustus 2016 | 11:53 WIB ET

PAMEKASAN, kabarbisnis.com: Kementerian Sosial Republik Indonesia mengalokasikan anggaran sebesar Rp 70 miliar lebih untuk bantuan program keluarga harapan (PKH) di Kabupaten Bangkalan, Jawa Timur, pada 2016.

"Anggaran sebesar Rp 70 miliar lebih itu untuk 36.886 keluarga penerima bantuan yang ada di sana," kata Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa setelah menghadiri acara halalbihalal dan deklarasi anti-narkoba Muslimat NU Se-Madura di Gedung Islamic Centre, Pamekasan, akhir pekan lalu.

Keluarga penerima bantuan tersebar di 18 kecamatan dan pencairan dananya dilakukan dalam dua tahap.

Tahap pertama dialokasikan anggaran sebesar Rp 31.575.875.000 dan pada tahap kedua sebesar Rp 13.058.062.500.

Dibanding Kabupaten Pamekasan, anggaran yang disediakan pemerintah untuk keluarga penerima bantuan PKH di Kabupaten Bangkalan itu memang jauh lebih banyak. Sebab, di Kabupaten Pamekasan jumlah keluarga penerima program PKH 2016 hanya 17.986 keluarga.

"Anggaran dana yang disediakan untuk program PKH Pamekasan pada 2016 sebanyak Rp 31,3 miliar lebih," kata Khofifah.

Ia menjelaskan, alokasi dana untuk bantuan PKH di Kabupaten Bangkalan itu memang jauh lebih banyak, karena hingga kini Bangkalan masih berstatus kabupaten tertinggal.

Sedangkan Pamekasan sudah bebas dari status tertinggal, sehingga secara otomatis angka keluarga miskin di Kabupaten Pamekasan lebih sedikit dibanding Bangkalan.

Program Keluarga Harapan ini merupakan salah satu program yang dicanangkan pemerintah untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan menekan angka kemiskinan.

Selain PKH, program lain yang telah dicanangkan adalah program Kartu Indonesia Sehat (KIP) dan Kartu Indonesia Pintar (KIP). kbc10

Bagikan artikel ini: