Orang Arab Saudi pun kesengsem mie instan asal Indonesia

Selasa, 2 Agustus 2016 | 08:56 WIB ET

JAKARTA, kabarbisnis.com: Di tengah kondisi perekonomian yang masih belum membaik saat ini, ternyata tidak semua industri tengah dalam kondisi tertekan. Pasalnya ada sejumlah sektor industri yang masih memiliki prospek cerah, seperti sektor konsumsi khususnya makanan dan minuman (mamin).

"Yang masih jadi back bone ekonomi kita, yang paling utama mamin di luar resto. Industri ini perminataannya bagus, kinerjanya juga lumayan secara industri. Kita harus mulai berfikir industri mamin mungkin salah satu yang kita dorong secara global," kata Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN) Bambang Brodjonegoro di Gedung BEI, Jakarta, Senin (1/8/2016).

Dia mencontohkan, salah satu produk dari perusahaan nasional yang sudah mendunia yakni produk mie instan dari Indofood. Di mana produk tersebut sudah hadir di beberapa negara, bahkan sudah memiliki pabrik di beberapa negara.

"Mereka sudah punya pabrik di Serbia, Sudan dan Nigeria. Ini artinya sudah jadi pemain global, orang Arab Saudi itu jatuh cinta sekali sama Indomie. Belum lagi kapal api sampai kacang garuda," imbuhnya.

Kemudian sektor transportasi dan komunikasi. Sebab menurut catatannya tiga perusahaan telekonomikasi raksasa Indonesia masih memiliki profit yang besar.

Kendati begitu, Bambang menegaskan bahwa hal yang disampaikan itu bukanlah rekomendasi untuk membeli saham tertentu. Tentu harus melihat secara terperinci kinerja para emiten. "Sekali lagi ini bukan promosi ya," pungkasnya. kbc10

Bagikan artikel ini: