Go-Jek klaim ikut bantu pengembangan UMKM

Rabu, 31 Agustus 2016 | 09:22 WIB ET

TANGERANG SELATAN, kabarbisnis.com: Perusahaan layanan berbasis aplikasi, Go-Jek mengklaim ikut mendorong pengembangan sektor usaha mikro kecil menengah (UMKM) di Tanah Air.

CEO PT Go-Jek Indonesia Nadiem Makarim menyatakan, upaya mendorong geliat sektor UMKM tersebut dilakukan melalui layanan Go-Food. Layanan ini memudahkan pengguna memesan makanan yang kemudian diantarkan menggunakan layanan Go-Jek.

"Sebenarnya Go-Jek secara tidak langsung mendorong UKM, yaitu makanan di berbagai macam kota di Indonesia," kata Nadiem saat menjadi pembicara pada acara Indonesia Fintech Festival & Conference di ICE BSD, Selasa (30/8/2016).

Nadiem mengungkapkan, sebagian besar produk makanan yang dipesan pengguna melalui Go-Food bukan berasal dari restoran besar, melainkan warung-warung, gerobak, hingga restoran yang tidak terlalu besar.

Dari fakta ini, Go-Food pun bisa memetakan perilaku dan preferensi masyarakat Indonesia terkait makanan.

Nadiem menjelaskan, selera makanan masyarakat Indonesia adalah cenderung menyukai hidangan lokal dan merupakan bisnis kecil. Selain itu, masyarakat juga merasa senang apabila bisa menemukan warung makanan yang tidak banyak diketahui orang namun rasanya sangat enak.

Ia memandang, Go-Food memberikan jalan bagi UMKM untuk mengakses pasar. Dengan adanya layanan tersebut, maka UMKM yang berusaha di bidang kuliner bisa dengan mudah menjangkau konsumen dengan bantuan aplikasi Go-Food.

"Go-Food memberikan akses ke pasar, akses ke konsumen. Inklusi keuangan itu sebenarnya dampak pertamanya ke UMKM," ungkap Nadiem. kbc10

Bagikan artikel ini: