Indonesia desak China atasi produk sarang walet ilegal

Kamis, 15 September 2016 | 17:32 WIB ET

BEIJING, kabarbisnis.com: Indonesia meminta China bertindak tegas terhadap peredaran produk sarang walet ilegal di negara tersebut. Ini karena peredarannya menimbulkan persaingan tidak sehat bagi produk sarang walet yang legal diimpor dari Indonesia.

"Ekspor sarang walet Indonesia ke China, hampir dua tahun ini, hasilnya kurang signifikan, meski perdagangannya tidak lagi melalui negara ketiga," kata Kepala Pusat Karantina Hewan dan Keamanan Hayati Hewan Sujarwanto di Beijing, Selasa (13/9/2016) malam waktu setempat.

Indonesia dan China sepakat untuk memantapkan perdagangan sarang burung walet setelah kegiatan ekspor-impor komoditas tersebut dibuka kembali pada 29 Januari 2015. Ada enam perusahaan Indonesia yang diberikan ijin oleh Kantor Administrasi Sertifikasi dan Akreditasi China (CNCA) untuk melakukan ekspor sarang walet ke China.

"Namun, produk yang ekspor oleh keenam perusahaan tersebut hanya diserap 47 persen oleh pasar China. Karena harganya terlalu mahal, dibandingkan produk serupa yang ilegal yang jauh lebih murah," ungkap Sujarwanto.

Terkait itu, pihak Indonesia meminta komitmen Tiongkok untuk lebih tegas menindak para pelaku peredaran sarang walet ilegal tersebut. "Berilah sanksi yang tegas kepada pemasok ilegal tersebut, karena ini sangat merugikan kami. Tidak sebanding dengan upaya yang telah dilakukan enam perusahaan itu untuk ekspor sarang walet secara legal, terlebih ada biaya masuk 17 persen," katanya.

Sujarwanto menambahkan pihaknya juga meminta agar China memberlakukan standar baku yang berlaku di setiap pintu masuk ekspor sarang walet, termasuk terkait certificate of origin.

Seluruh keberatan Indonesia tersebut akan menjadi rumusan ketentuan dalam nota kesepahaman ekspor sarang walet Indonesia-China yang akan diperpanjang pada 2017.

"Nota kesepahaman yang ada saat ini berlaku sampai April 2017. Nah dalam perpanjangan nanti, kami akan masukkan apa yang menjadi keberatan Indonesia terkait komitmen Tiongkok untuk memasarkan produk sarang walet Indonesia secara profesional sesuai kesepakatan," katanya. kbc10

Bagikan artikel ini: