Peternakan ikut Upsus, 4 juta ekor sapi indukan peternak wajib bunting

Jum'at, 23 September 2016 | 13:26 WIB ET

PADANG PARIAMAN, kabarbisnis.com: Sektor peternakan dan kesehatan hewan akan dimasukan dalam program upaya khusus (Upsus) pembangunan pertanian berkelanjutan. Bukan lagi terfokus pada tanaman pangan di tiga komoditas yakni padi, jagung dan kedelai yang sudah berjalan akhir 2014.

Direktur Pengolahan dan Pemasaran Hasil Ternak Ditjen Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementan (PKH Kementan)  Fini Murfiani mengatakan Kementan akan merilis Program Kerja Nasional Sapi Indukan Wajib Bunting (SIWAB). Salah satu komponen utamanya melalui kegiatan Inseminasi Buatan plus Induk kawin alam terfokus.

Adanya Upsus ini nantinya akan termonitor secara fokus jumlah betina bunting dan pedet yang lahir dan betina yang mengalami gangguan reproduksi. Tentunya hal ini dibarengi dengan peningkatam disemua aspek ai pelayan pakan, kesehatan hewan, Rumah Potong Hewan (RPH) logistik dan sarana pendukung.

"Nanti akan ada 4 juta calon indukan mengikuti inseminasi buatan," ujar Fini kepada kabarbisnis.com disela kunjungan kunjungan kerja di Provinsi Sumatera Barat, Jumat (23/9/2016).

Untuk memastikan progam SIWAK ini berjalan,menurit Fini Kementan akan memonitor secara harian.Seperti halnya program Upsus pajale, semua direktorat dan badan seperti tanaman pangan, karantina, badan litbang dan badan penyuluhan SDM akan dilibatkan.

"Eselon II di kementerian bertanggung jawab (kinerja program SIWAK red ) di provinsi. Sementara until eselon II bertanggung jawab di beberapa kabupaten di tempat upsus berjalan" terang Fini.

Misalnya Provinsi Sumatera Barat, Kementan akan mengidentifikasi posisi berapa jumlah populasi antara sapi pejantan dan betina. Setelah itu akan dihitung berapa kebutuhan semen bekunya.

Saat ini Staff Ahli Menteri Pertanian Syukur Iwantoro tengah merancang desain pedoman pelaksanaannya.Program SIWAK ini akan di launching Menteri Pertanian Amran Sulaiman waktu panen pedet di Lamongan, Jawa Timur awal Oktober mendatang.

Sebagai informasi saja, program Upsus tiga komoditas pajale sebagai implementasi , gagasan Presiden Jokowi Yang bertekad mensukseskan kedaulatan pangan di 2017-2018. Pada kegiatan Upsus pajale, segala strategi dan upaya dilakukan untuk peningkatan luas tanam dan produktivitas di daerah-daerah sentra produksi pangan.

Operasionalisasi pencapaian target di lapangan benar-benar dilaksanakan secara all in untuk mensukseskan program yaitu dengan penyediaan dana, pengawalan program, perbaikan jaringan irigasi yang rusak, bantuan pupuk, ketersedian benih unggul yang tepat (jenis/varietas, jumlah, tempat, waktu, mutu, harga ), bantuan traktor dan alsintan lainnya yang mendukung persiapan, panen dan pasca panen termasuk kepastian pemasarannya.kbc11

Bagikan artikel ini: