Arab Saudi ganti kalender Islam ke kalender Masehi

Senin, 3 Oktober 2016 | 09:34 WIB ET

RIYADH, kabarbisnis.com: Arab Saudi melakukan perubahan drastis dengan mengganti kalender Islam ke kalender Masehi sebagai bagian dari program pengetatan ekonomi.

Sejak negara berdiri pada 1932, Arab Saudi selalu memakai kalender Islam yang rata-rata lebih pendek 15 hari dibandingkan kalender Masehi. Perubahan ini diklaim membantu penghematan gaji dan bonus tahunan para pegawai negeri sipil karena tahun Masehi memiliki hari lebih banyak.

Pekan lalu, pemerintah Arab juga telah mengumumkan pengurangan gaji para menteri dan para anggota dewan penasihat.

Pengetatan ekonomi ini dilakukan karena anjloknya harga minyak dunia yang sangat memengaruhi pendapatan Saudi sebagai salah satu produsen minyak terbesar di dunia. kbc2

Bagikan artikel ini: