Donald Trump unggul, ini komentar Menperin Airlangga

Rabu, 9 November 2016 | 14:54 WIB ET

JAKARTA, kabarbisnis.com: Menteri Perindustrian (Menperin) Airlangga Hartarto mengatakan, memang ada pengaruh terhadap rupiah dan pasar saham hari ini di tengah unggulnya calon presiden AS dari Partai Republik Donald Trump atas Hillary Clinton. Namun, Airlangga mengingatkan, bergejolak atau tidaknya ekonomi Indonesia tergantung sidang suku bunga The Fed.

Seperti diketahui, The Fed diisukan akan menaikkan suku bung bank sentral Amerika Serikat (AS) pada akhir tahun ini. Besar kemungkinannya tidak terbantahkan karena Ketua The Fed Janet Yellen sudah mengklarifikasi hal tersebut.

"Kalau pemilu AS tergantung pada nanti apakah di akhir tahun ini The Fed naikkan interest rate atau tidak, itu kan merefleksi dari hasil pemilu tadi. Ya kita tunggu saja, tapi memang hari ini rupiah dan saham ada sentimen negatif," katanya di Jakarta, Rabu (9/11/2016).

Sementara, untuk pengaruh ke sektor industri, Airlangga mengungkapkan tidak akan berdampak langsung. Ini akan berefek tergantung sentimen apa yang dibawa Presiden baru AS terhadap global.

"Kalau industri tidak terpengaruh secara langsung, karena industri kan seluruhnya jangka panjang," kata dia.

Airlangga juga menanggapi soal Trump yang isunya tidak setuju terhadap Trans Pasific Partnership (TPP) yang Indonesia juga akan masuk di dalamnya. Menurut dia, harus dilihat ke depannya, jika Trump terpilih, setidaknya dia akan memiliki kebijakan sendiri.

"Kita lihat saja. Biasanya periode kampanye dan pada saat menjabat (jika terpilih) akan ada kebijakan selanjutnya. Tapi kalau bagi Indonesia, kalau semua masuk TPP, Singapura atau Malaysia ikut ya kita perlu ikut, karena daya saing industri kita kan mereka. Untuk alas kaki saja mereka sudah pakai tarif khusus," pungkasnya. kbc10

Bagikan artikel ini: