Tahun depan, tarik tunai antar bank BUMN bakal gratis

Senin, 14 November 2016 | 08:23 WIB ET

JAKARTA, kabarbisnis.com: Empat bank Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang tergabung dalam Himpunan Bank-Bank Negara (Himbara) segera menyelesaikan proses konsolidasinya. Pembentukan perusahaan prinsipal yang akan memfasilitasi proses switching transaksi antar bank pelat merah tersebut saat ini masih terus berjalan.

Menteri BUMN Rini Soemarno mengatakan, apabila perusahaan switching tersebut telah mendapatkan restu dari Bank Indonesia (BI), maka diharapkan, tahun depan ATM Himbara bisa dirasakan oleh masyarakat Indonesia.

"ATM diharapkan mulai jalan akhir tahun ini. Tapi full rolling nya tahun depan, karena ada yang harus bisa disamakan kalau pakai ATM yang sama. Kalau kita dapat izin switching dari Bank Indonesia sebelum akhir tahun ini, awal tahun depan bisa jalan," ungkap Rini usai acara family gathering PLN di bilangan Senayan, Jakarta, Minggu (13/11/2016).

Seperti diketahui, pada tahap awal ini, pembentukan entitas perusahaan atau switching company dari Telkom Link ini akan menjadi prinsipal melalui penyertaan modal awal yang bersifat sementara hingga terbentuknya holding BUMN Keuangan. Selanjutnya, nanti holding BUMN Keuangan tersebut akan menjadi pemegang saham mayoritas dalam perusahaan Prinsipal.

Setelah terbentuknya perusahaan ini, maka seluruh ATM dari keempat bank BUMN akan menjadi satu. Rencananya, 10.000 ATM Himbara bisa diluncurkan sampai Februari 2017

Direktur Utama Bank Mandiri Kartiko Wirjoatmodjo mengatakan, hingga saat ini dalam pembahasan, dengan dilakukannya penyatuan ATM Link ini, tarif tarik tunai antara keempat bank tersebut akan dihilangkan.

"Tarif tarik tunainya free (gratis). Untuk tarif switching masih kita hitung-hitung," kata dia beberapa waktu lalu. kbc10

Bagikan artikel ini: