BPOM musnahkan 2,4 juta kemasan produk kosmetik dan pangan ilegal

Rabu, 16 November 2016 | 20:10 WIB ET

SURABAYA, kabarbisnis.com: Sebanyak 2,4 juta kemasan produk kosmetik dan pangan ilegal telah dimuanahkan oleh Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM). Produk kosmetik dan bahan pangan ilegal senilai Rp8,3 miliar teesebut merupakan hasil operasi aepanjang tahun 2015 hingga 2016 di wilayah Jawa Timur.

"Produk ilegal yang dimusnahkan yang jumlahnya mencapai 2,4 juta kemasan ini disita dari sejumlah lapak pedagang dan gudang di beberapa daerah Jatim," ujar Kepala Badan POM RI, Penny K Lukito di Surabaya, Rabu (16/11/2016).

Selain diperoleh dari hasil razia dari lapak pedagang dan gudang, produk ilegal itu juga hasil razia dari sistem penjualan dalam jaringan (daring) atau online.

Pada kesempatan tersebut, Penny juga menegaskan bahwa peredaran produk ilegal merupakan kejahatan kemanusiaan yang menjadi musuh bersama. Untik itu, ia berharap, BPOM ke depan bisa menjalin kemitraan dengan berbagai pihak, karena peran kemitraan merupakan cara jitu memerangi produk ilegal yang hampir menyasar semua lapisan masyarakat.

"Dengan penyitaan barang ilegal ini, kami menyatakan perang akan barang ilegal, dan kami harap masyarakat menjadi konsumen cerdas, serta selalu waspada di sekitar kita banyak produk ilegal," tegasnya.

Sementara itu, Wakil Gubernur Jatim Syaifullah Yusuf yang hadir dalam acara pemusnahan itu mengapresiasi hasil tangkapan BPOM, dan berharap hasil tangkapan ini mempersempit ruang gerak peredaran barang ilegal, khususnya di wilayah Jatim. Ia mengakui bahwa peredaran barang ilegal di Indonesia, khususnya Jatim masih sangat besar.

Dan barang ilegal yang berhasil disita serta dimusnahkan BPOM itu seperti fenomena gunung es. "Artinya semakin ditangkap, disita serta dimusnahkan, barang ilegal itu akan semakin banyak yang muncul," pungkasnya.kbc6

Bagikan artikel ini: