YLKI minta Alfamart laporkan dana donasi ke publik

Kamis, 22 Desember 2016 | 17:55 WIB ET

JAKARTA, kabarbisnis.com: Pengelola jaringan ritel Alfamart, PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk (SAT), wajib melaporkan donasi yang diperolehnya dari publik jika ada masyarakat yang meminta rincian dana tersebut.

"Alfamart mengumpulkan dana dari publik sehingga dia itu badan publik. Perusahaan yang mengumpulkan dana dari publik wajib melaporkan rincian dana tersebut jika ada publik yang meminta," kata Ketua Pengurus Harian Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) Tulus Abadi, Kamis (22/12/2016).

Menurut Tulus, gugatan pemohon yaitu Mustolih ke Komisi Informasi Pusat agar Alfamart membuka informasi kegiatan pengumpulan, pengelolaan, dan penyaluran sumbangan telah tepat. "Tuntutan konsumen (pelapor ke KIP) itu sudah pada koridor benar karena Alfamart mengumpulkan dana dari publik," katanya.

Tulus mencontohkan, YLKI merupakan lembaga publik karena mendapatkan sebagian dana dari publik. YLKI pun melaporkan dana keuangannya saat ada publik yang meminta.

"Pernah ada konsumen YLKI meminta laporan duit darimana dan untuk apa, kita berikan. Ada bagian dana publik yang dikelola YLKI," kata Tulus.

YLKI, kata Tulus, mendapatkan beberapa laporan dari konsumen terkait dengan langkah perusahaan meminta donasi dari publik. "Komplain yang kami terima itu, pertama, ketidakjelasan dana itu untuk apa; kedua, laporan peruntukkan dana tidak transparan; ketiga dana donasi digunakan sepihak oleh perusahaan tanpa konfirmasi ke konsumen," kata Tulus. kbc10

Bagikan artikel ini: