Warung Tegal siap 'buka lapak' di sejumlah negara

Jum'at, 23 Desember 2016 | 09:09 WIB ET

JAKARTA, kabarbisnis.com: Siapa yang tidak kenal dengan warung Tegal. Usaha makanan kaki lima tersebut sudah dikenal di seluruh Indonesia. Nah, kini pelaku bisnis ini mulai mengincar ekspansi di sejumlah negara.

Menteri Koperasi dan UKM AAGN Puspayoga menyatakan dukungannya bagi Koperasi Warung Tegal (Kowarteg) Jakarta yang berencana membuka warungnya di mancanegara.

"Saya pikir warteg sudah terkenal di mana-mana dan memiliki brand yang kuat. Maka, sudah sewajarnya bila warteg membuka cabangnya hingga ke mancanegara," ujar Menkop saat berdialog dengan Ketua Umum Kowarteg Sastoro di salah satu warteg Jalan Sabang, Jakarta Pusat, Kamis (22/12/2016).

Puspayoga menyarankan agar Kowarteg membuka cabang di Malaysia sebagai langkah awal, karena potensinya amat besar. "Dengan branding warteg yang kuat, ditambah banyak orang Indonesia di Malaysia, saya yakin warteg akan sukses di sana. Saya siap membantu membukakan akses ke sana, agar warteg bisa segera buka cabang di Malaysia," imbuh Menkop.

Apalagi, lanjut Puspayoga, kini warteg sudah memiliki badan hukum sebagai koperasi. Maka, langkahnya ke depan akan lebih mudah, terkait izin usahanya.

"Saya sudah sering berkeliling ke warteg-warteg dan menanyakan perihal manfaat kredit usaha rakyat (KUR). Sudah banyak juga warteg yang memanfaatkan KUR Rp 25 juta untuk membuka cabang warung baru," kata Puspayoga.

Dalam kesempatan itu, Ketum Kowarteg Sastoro menjelaskan bahwa pendirian koperasi itu tidak semata untuk berbisnis. Melainkan lebih kepada pengayoman dan perlindungan para pelaku usaha warteg di Jakarta.

Menurutnya, dengan berkoperasi, eksistensi warteg menjadi semakin tegas dan jelas. "Misalnya, ketika akan diterapkan pajak 10 persen untuk warteg di Jakarta, kami protes keras. Usaha kami berhasil hingga kebijakan itu batal diterapkan. Itulah salah satu fungsi Kowarteg," jelas Sastoro.

Terkait rencana buka cabang di Malaysia, Sastoro menambahkan bahwa selain Malaysia, Kowarteg yang berdiri sejak 1982 dan beranggotakan 20 ribuan pengusaha warteg itu juga akan membuka cabang di Hongkong (kawasan Victoria) dan Melbourne, Australia.

"Di Malaysia kita akan buka di daerah Kuala Lumpur, Johor, dan Penang. Kita juga sudah survei di Hongkong dan Melbourne. Semua rencana itu tinggal realisasi saja," pungkasnya. kbc10

Bagikan artikel ini: