Smartphone layar lebar kian gerogoti pasar tablet

Selasa, 3 Januari 2017 | 06:35 WIB ET

JAKARTA, kabarbisnis.com: Penjualan tablet yang sulit tumbuh di tahun lalu, tampaknya masih akan berlanjut di tahun ini. Gabungan Pengusaha Elektronik (Gabel) bahkan memprediksi tren tablet berpotensi menurun.

Ketua Gabel, Ali Soebroto mengatakan, sebetulnya dulu tablet diperkirakan akan menggeser notebook. Namun dengan kehadiran smartphone ukuran layar besar hingga 6-6,5 inchi membuat pamor tablet perlahan mulai tergusur.

“Permintaan tablet akan cenderung stagnan atau berpotensi turun di tahun ini, apalagi kebanyakan tablet sasarannya adalah anak-anak,” ujarnya baru-baru ini.

Hal tersebut menurut Ali juga karena daya beli konsumen di tahun ini belum sepenuhnya membaik. “Hampir semua produk konsumsi turun, kecuali hanya smartphone saja yang masih oke,” kata Ali.

Direktur Markerting Advan, Tjandra Lianto mengatakan, tahun ini pihaknya akan menargetkan penjualan yang sama dengan tahun lalu yaitu 300.000 unit per bulan dengan pangsa pasar saat ini 48%.

“Kami tak ingin muluk-muluk menargetkan penjualan, karena memang daya beli tahun depan belum terlalu baik. Namun kami optimistis mencapai target,” katanya.

Advan berusaha mengembangkan inovasi terbaru agar menarik minat konsumens. Salah satu rencananya ialah tahun ini Advan akan luncurkan tiga sampai empat model baru. Kemudian Advan juga akan terus memperbanyak jaringan service center menjadi 60 titik dari 52 titik yang sudah beroperasi di berbagai wilayah di Indonesia.

Direktur Marketing Axioo, Anthonius Tjokro, juga tak ingin menargetkan muluk-muluk. Pihaknya memprediksi tahun ini akan tumbuh single digit atau di kisaran 10%. “Hal tersebut karena melihat potensi pasar dan daya beli yang belum begitu membaik,” katanya.

Rencananya Axioo akan mengeluarkan tiga model baru di tahun ini. kbc10

Bagikan artikel ini: