Caplok dua rumah sakit, Siloam rogoh Rp182 miliar

Selasa, 17 Januari 2017 | 08:03 WIB ET

JAKARTA, kabarbisnis.com: PT Siloam International Hospital Tbk. mengumumkan akuisisi dua rumah sakit di Bekasi dan Kawasan Timur Indonesia. Langkah ini dilakukan untuk meningkatkan pendapatan perseroan.

Emiten bersandi saham SILO ini mengambil 100% kepemilikan Rumah Sakit Umum Sentosa di Bekasi (Sentosa) dan Rumah Sakit Grha Ultima (GUM) Medika di Mataram, Nusa Tenggara Barat dengan total investasi senilai Rp182 miliar.

"Dalam jangka pendek, pengambilalihan saham-saham Sentosa dan GUM akan memberikan kontribusi langsung pada pendapatan perseroan," tulis Sekretaris Perusahaan Siloam Internatinal Hospital Indra L. Hertanto dalam keterbukaan informasi, Senin (16/1/2017).

Lebih terperinci, nilai investasi untuk Sentosa senilai Rp26,5 miliar dan GUM mencapai Rp155 miliar. Ke depannya, SILO berencana menambah kapasitas tempat tidur dan mendaftarkan Sentosa untuk melayani pasien BPJS Kesehatan.

Presiden Direktur Siloam International Hospital Romeo Lledo mengungkapkan kontribusi langsung pada pendapatan operasional kotor perusahaan bakal dirasakan pada tahun ini.

Romeo menuturkan penambahan rumah sakit di kota besar mencerminkan konsistensi SILO dalam menyasar kota besar dan menengah. Saat ini, anak usaha PT Lippo Karawaci Tbk. mengelola 23 rumah sakit dan 16 klinik dengan 5.100 kapasitas tempat tidur.

Dia mengungkapkan GUM beroperasi di lahan seluas 7.725 meter perseri dengan lahan seluas 11.596 meter persegi. SILO berencana untuk mendaftarkan GUM dalam melayani pasien BPJS dan mendirikan departemen gawat darurat dengan target pasien internasional, menggunakan model rumah saki Siloam di Bali. kbc10

Bagikan artikel ini: