Yuk ramai-ramai hentikan konsumsi hiu

Kamis, 26 Januari 2017 | 19:52 WIB ET
Sup berbahan hiu (istimewa)
Sup berbahan hiu (istimewa)

JAKARTA, kabarbisnis.com: WWF Indonesia mengajak industri jasa makanan dan perhotelan di Indonesia untuk tak lagi menyajikan hidangan berbahan dasar hiu. WWF menyebut, 18.200 jaringan hotel dunia terlibat dalam gerakan ini. Di antaranya jaringan Hong Kong Shanghai Hotel, Shangri-La Hotel, Hilton dengan lebih dari 4.700 propertinya, Starwood Hotel di 1.300 jaringannya, Intercontinental Hotel Group di hampir 5.000 jaringan hotelnya. Lalu ada Carlson Rezidor dengan lebih dari 1.100 properti, dan Marriot International di hampir 4.500 properti hotelnya. Semua itu telah mengumumkan larangan penyajian hiu sejak 2012.

Shark & Ray Initiative Leader, WWF International, Andy Cornish, menjelaskan, banyak jaringan hotel telah memahami ancaman serius dari konsumsi sirip hiu kepada ekosistem laut. "Menghilangkan hiu dari rantai makanan mengganggu keseimbangan ekosistem laut yang dampaknya akan bermuara pada manusia,” katanya dalam keterangan tertulis, Kamis (26/1/2017).

Sementara Indonesia pada 2014 masih menjadi negara produsen hiu terbesar di dunia dengan kontribusi sebesar 16,8% dari total tangkapan dunia.

“Hasil survei WWF Indonesia menunjukkan konsumsi sirip hiu di restoran di Jakarta mengalami penurunan sekitar 20,32% menjadi 12.622 kg sirip hiu dalam satu tahun, dari setidaknya 15.840 kg pada 2014,” papar Imam Musthofa, SBS and Fisheries Leader WWF-Indonesia. kbc2

Bagikan artikel ini: