Pemerintah komitmen permudah akses permodalan untuk pengusaha pemula

Sabtu, 11 Februari 2017 | 20:58 WIB ET

JAKARTA, kabarbisnis.com: Kalangan pengusaha membutuhkan kemudahan dalam mengakses permodalan serta bunga kredit yang rendah dalam mengembangkan usahanya.

Karena itu, kemudahan akses permodalan menjadi program pemerintah, terutama bagi pengusaha mikro kecil dan menengah (UMKM).

”Pengusaha pemula seperti startup karena belum punya track record, sulit mencari pendanaan. Ini juga menjadi perhatian pemerintah bagaimana membuka akses keuangan untuk para pengusaha pemula,” ujar Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Muliaman Hadad di acara HUT Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia (Iwapi) ke-42 di Jakarta, Jumat (10/2/2017).

Muliaman melanjutkan, pemerintah sudah mengeluarkan kebijakan kredit dengan bunga yang disubsidi cukup. Menurutnya, dibandingkan dua tahun lalu yang sebesar 22%, bunga kredit sekarang jauh lebih kecil, yakni 9%.

”Tentu kita menginginkan yang lebih murah lagi. Sambil berjalan, komitmen pemerintah tidak hanya mempermudah akses tetapi juga menurunkan bunganya,” ujar dia.

Muliaman menambahkan, edukasi keuangan, terutama kepada perempuan pengusaha juga menjadi penting sehingga masih perlu didorong dan ditingkatkan. Muliaman menyampaikan, peran perempuan pengusaha sangat luar biasa, tidak hanya sebagai tulang punggung keluarga, namun juga menjadi tulang punggung perekonomian.

”Di beberapa negara seperti India, Filipina, upaya pemberdayaan masyarakat selalu menggunakan peran ibu-ibu. Dengan segala kelebihan, ibuibu bisa menjadi tulang punggung perekonomian. Saya yakin masa depan Iwapi akan cerah dan semakin berkontribusi bagi perekonomian,” tegasnya.

Ketua Umum DPP Iwapi Nita Yudi mengatakan, menghadapi perkembangan dunia usaha saat ini diperlukan strategi agar perempuan pengusaha, khususnya UMKM bisa bersaing.

Karena itu, Iwapi melakukan berbagai pelatihan untuk meningkatkankompetensisumber daya manusia melalui pemasaran digital sebagai strategi pemasaran untuk menembus pasar global. Nita menegaskan, memasuki usia ke-42, Iwapi terus meningkatkan kontribusinya terhadap perekonomian.

”Di HUT ini, kami juga memberikan bantuan modal kepada 10 pedagang perempuan kecil di sekitar kantor Iwapi. Kami memberikan motivasi, pelatihan, roadshow baik bersama pemerintah untuk perempuan untuk menjadi pengusaha,” jelasnya. kbc10

Bagikan artikel ini: