Ke Australia, Jokowi ingin hambatan perdagangan dihilangkan

Senin, 27 Februari 2017 | 11:57 WIB ET

SYDNEY, kabarbisnis.com: Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengemukakan, dalam pertemuan bilateral antara Indonesia dan Australia yang baru saja dilakukan, sangat nampak komitmen yang tinggi dari kedua negara untuk memperkokoh hubungan yang baik.

Hubungan yang baik serta kokoh, lanjut Presiden, tentunya dapat tercipta jika kedua negara saling menghormati integritas wilayah, tidak campur tangan urusan dalam negeri negara lain, dan mampu mengembangkan hubungan yang saling menguntungkan.

“Kita sepakat agar negosiasi Indonesia-Australia Comprehensive Economic Partnership Agreement (IA-CEPA) dapat diselesaikan tahun 2017,” kata Presiden Jokowi dalam konferensi pers bersama PM Australia Malcolm Turnbull, di Kirribilli House, kediaman resmi PM Australia di Sydney.

Presiden Jokowi menyampaikan harapan agar dalam bidang perdagangan bisa dihilangkan hambatan perdagangan, baik tarif, maupun non tarif bagi produk Indonesia, misalnya produk kertas Indonesia dan kelapa sawit dari Indonesia.

Sementara di bidang politik dan keamanan, Presiden Jokowi menyambut baik kerja sama yang telah dilakukan selama ini, baik dalam bentuk two plus two dalam bentuk pertemuan Ministerial Council on Law and Security dengan penekanan kerja sama di bidang pemberantasan terorisme, keamanan sipil, IUU Fishing, dan memerangi transnational organized crimekbc9

Bagikan artikel ini: