Samsung Experience Store terbesar di Jatim resmi diluncurkan

Sabtu, 4 Maret 2017 | 20:47 WIB ET

SURABAYA, kabarbisnis.com: Meski sudah menguasai pasar smartphone lebih dari 50 persen, brand Samsung terus agresif dalam melakukan penetrasi produknya.  Dengan banyak seri dan fitur,  brand asal Korea Selatan ini berani membuka Samsung Experience Store (SES) keenam di Surabaya.

"SES ini merupakan yang keenam di Surabaya, kesembilan di Jatim dan ke-30 di Indonesia," jelas Erwin Renehan, Head of SES, saat peresmian SES yang dimotori Appollo sebagai owner stand, Jumat (3/3/2017).

SES baru ini berada di lantai 3 gedung WTC e-mall baru yang sudah operasional sejak akhir Januari 2017 lalu. Menempati areal seluas 155 meter persegi,  Erwin menyebut SES baru ini sebagai terbesar di Jatim. SES merupakan tempat pameran, uji coba produk, konsultasi serta penjualan ponsel maupun aksesoris Samsung.

Owner Apollo, Irwan Hariyanto, mengaku pihaknya melihat potensi penjualan Samsung yang akan terus meningkat dalam beberapa tahun kedepan.  "Saat ini saja di Apollo,  penjualan brand Samsung hampir lebih dari 50 persen. Samsung terus mengeluarkan fitur dan seri baru.  Respon pasar terus meningkat,  sehingga saya berani berinvestasi dengan membuka SES ini,"  ungkap Irwan.

Investasi diluar sewa stan selama lima tahun,  untuk memasang interior SES,  Irwan mengaku pihaknya mengucurkan dana Rp 1,1 miliar.  Jumlah itu dianggap sepadan dan optimis bisa balik modal dalam satu hingga dua tahun kedepan.  

"Kami juga targetkan bisa meningkatkan penjualan Samsung hingga menjadi 60 persen, atau naik 10 persen, " lanjut Irwan.  

Saat ini seri Samsung yang menguasai pasar masih seri J yang menyasar segmen menengah.  Kemudian seri S untuk menengah ke atas,  dan terbaru seri A, yang sudah masuk ke pasaran sejak pertengahan Februari lalu.  Bahkan pada April mendatang,  sudah siap seri S8,  yang secara global baru akan dilaunching pada 28 Maret 2017. 

Selain Samsung,  Irwan juga siap membuka brand store smarphone lainnya di akhir Maret 2017 ini.  "Brand store sangat mendukung penjualan produk smartphone.  Sehingga investasi brand store masih menarik untuk saya ikuti,"  lanjut Irwan.  

Sementara itu,  Herry SW,  pengamat telekomunikasi dan smarphone,  mengakui brand store ponsel memberi tiga manfaat bagi konsumen.  "Pertama,  bisa menjadi tempat bagi konsumen untuk mengetahui produk smartphone dari brand tersebut.  Kedua,  jadi patokan untuk harga,  dan ketiga,  konsumen bisa mencoba produknya,"  jelas pria yang akrab disapa Koh Herry itu. kbc9

Bagikan artikel ini: