Permudah nasabah beribadah, CIMB Niaga Syariah rilis kartu debit haji dan umrah

Jum'at, 7 April 2017 | 18:48 WIB ET

JAKARTA, kabarbisnis.com: Unit Usaha Syariah PT Bank CIMB Niaga Tbk (CIMB Niaga Syariah) meluncurkan Kartu Debit Haji dan Umrah untuk para nasabah tabungan iB Pahala Haji.

Dengan Kartu Debit Haji dan Umrah yang baru ini, nasabah dapat memperoleh kemudahan dan keuntungan bertransaksi selama berada di Tanah Suci. Di antaranya, bebas biaya tarik tunai di ATM.

Nasabah tidak dikenakan biaya tarik tunai di jaringan ATM Mastercard dan Cirrus Arab Saudi dengan minimal saldo sebelum penarikan sebesar Rp 1 juta, ATM CIMB Group Regional Link, serta jaringan ATM Mastercard/Cirrus dan MEPS dengan minimal saldo sebelum penarikan sebesar Rp 10 juta.

Nasabah pun dimudahkan dengan pilihan fasilitas Bahasa Indonesia pada seluruh ATM jaringan Mastercard dan Cirrus di Arab Saudi. Untuk transaksi belanja, nasabah mendapat penawaran nilai tukar kompetitif serta diskon sepanjang tahun di berbagai merchant/EDC berlogo Mastercard Arab Saudi.

“Kami terus berupaya memberikan pelayanan terbaik kepada nasabah selama menjalankan ibadahnya di Tanah Suci. Dengan Kartu Debit Haji dan Umrah ini, diharapkan dapat memperlancar ibadah para jamaah. Nasabah tidak perlu membawa uang tunai dalam jumlah besar dari Indonesia,” ujar Direktur Syariah Banking CIMB Niaga Pandji P. Djajanengara dalam keterangan persnya, Jumat (7/4/2017).

Selain di Arab Saudi, Kartu Debit Haji dan Umrah ini pun dapat digunakan nasabah bertransaksi di mana pun. Bahkan, nasabah pemegang Kartu Debit Haji dan Umrah bisa mendapatkan harga spesial paket Haji khusus dan Umrah serta promo belanja online dengan fitur keamanan 3D Secure untuk transaksi busana muslim yang mengikuti promo Kartu Debit CIMB Niaga.

Lebih lanjut Pandji mengatakan, Kartu Debit Haji dan Umrah CIMB Niaga Syariah dapat digunakan oleh para nasabah Tabungan iB Pahala Haji perorangan. Untuk mengakses tabungan iB Pahala Haji, nasabah perorangan hanya cukup melakukan setoran awal sebesar Rp 100 ribu. Tujuan penggunaan dananya untuk setoran pendaftaran maupun pelunasan haji yang sudah terhubung dengan sistem komputerisasi haji terpadu (Siskohat) Kementerian Agama Republik Indonesia.

“Kami mendapat kepercayaan dari Pemerintah Republik Indonesia melalui Kementerian Agama sebagai salah satu Bank Penerima Setoran Biaya Perjalanan Ibadah Haji (BPS BPIH) untuk Haji Reguler dan Haji Khusus sejak 2014. Dengan amanah ini, kami berkomitmen untuk memberi beragam kemudahan kepada nasabah yang akan melakukan ibadah Haji maupun Umrah,” tambah Pandji.

Dengan beragam kemudahan yang diberikan melalui tabungan iB Pahala Haji ini, Pandji meyakini penghimpunan dana pihak ketiga (DPK) CIMB Niaga Syariah bakal bertumbuh pada tahun ini dan seterusnya. Adapun hingga 31 Desember 2016, DPK CIMB Niaga Syariah bertumbuh sebesar 40,2% menjadi Rp 10,63 triliun dari periode yang sama tahun 2015 sebesar Rp 7,58 triliun.

“Dengan pengalaman dan inovasi yang terus kami lakukan, diharapkan dapat mendorong kinerja CIMB Niaga Syariah yang semakin baik ke depannya,” tutup Pandji. kbc10

Bagikan artikel ini: