Sambut pemindahan ibukota, Kalteng siapkan lahan 500 ribu hektare

Selasa, 11 April 2017 | 14:33 WIB ET

JAKARTA, kabarbisnis.com: Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng) Sugianto Sabran terus memupuk asa melihat penetapan Palangkaraya sebagai ibukota baru Indonesia menggantikan Jakarta.

Sugianto menyebut Pemerintah Provinsi Kalteng bahkan telah menyiapkan lahan seluas 500 ribu hektare (ha) untuk memfasilitasi wacana tersebut.

"Kita sedang mengidentifikas lokasi, mengkaji status lahan dan letak kawasan di tiga kabupaten/kota yang ada di Kalteng. Pada dasarnya kepala daerah di tiga wilayah itu telah bersedia untuk menyiapkannya," kata Sugianto seperti dikutip dari Antara, Senin (10/4/2017).

Komitmen penyediaan lahan dari pemerintah kabupaten/kota di Kalteng menurutnya datang dari kepala daerah kota Palangkaraya, kabupaten Katingan dan kabupaten Gunung Mas.

Persiapan yang dilakukan untuk menjadikan Palangkaraya sebagai ibukota menurut Sugianto bukanlah hasrat Pemerintah Provinsi (Pemprov) semata. Pasalnya, ia mengaku mendengar langsung penegasan dari Presiden Joko Widodo (Jokowi) terkait rencana wacana tersebut.

"Penegasan itu disampaikan Presiden Jokowi saat menghadiri puncak Hari Kesetiakawanan Sosial Nasional (HKSN) yang diselenggarakan di Palangka Raya, Selasa (20/12). Jadi, kita mulai mempersiapkannya dari sekarang," kata Sugianto.

Selain mempersiapkan lahan, Pemprov Kalteng juga berupaya mengoptimalkan pemeliharaan jalan. Langkah yang akan dilakukan adalah membuka akses jalan ke berbagai daerah, dan peningkatan tonase jalan dari 8 ton menjadi 12 ton.

"Kita juga tetap akan menganggarkan kegiatan pemeliharaan rutin jalan pada APBD 2017. Harapannya DPRD Kalteng dan semua pihak mendukung rencana yang telah disusun Pemprov," demikian Sugianto. kbc10

Bagikan artikel ini: