CIMB Niaga naik kelas, Indonesia kini punya 5 bank kategori BUKU 4

Rabu, 26 April 2017 | 08:53 WIB ET

JAKARTA, kabarbisnis.com: PT Bank CIMB Niaga Tbk (BNGA) berhasil meningkatkan modal saat ini hingga di atas Rp30 triliun. Artinya, Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 6/POJK.03/2016 tentang Kegiatan Usaha dan Jaringan Kantor Berdasarkan Modal Inti Bank, CIMB saat ini telah berhasil mencatatkan diri sebagai bank umum kegiatan usaha (BUKU) 4.

"Kami bank pertama yang masuk setelah ada POJK terbaru dengan modal kami Rp32 trilliun," kata Presiden Direktur CIMB Niaga Tigor M. Siahaan usai Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa di Graha CIMB Niaga, Jakarta, Selasa (25/4/2017).

Artinya, hingga saat ini telah terdapat 5 bank di Indonesia yang telah berhasil masuk ke dalam kategori BUKU 4. Adapun bank yang telah masuk kategori BUKU 4 sebelumnya adalah BNI, Mandiri, BRI, dan BCA.

"Sebelumnya ada 4 hingga saat ini ada 5 bank. Kami harapkan kami akan tingkatkan layanan," ungkapnya.

Diharapkan, dengan adanya tambahan modal ini, CIMB Niaga dapat terus meningkatkan layanannya kepada konsumen. Utamanya pada sektor layanan berbasis teknologi.

"Perbankan memang membutuhkan bank besar. Dengan masuknya kita ke bank buku 4 semua masukan bisa kita dalami dan kita gali dengan semaksimal mungkin. Kami berasa masih banyak yang dapat kita tingkatkan. Lebih teknologi minded. Bagaimana kita masuk ke digital banking," tuturnya.

CIMB pun akan terus berupaya mengembangkan layanan berbasis teknologi. Utamanya pada berbagai daerah di Indonesia yang menjadi basis dari nasabah CIMB Niaga.

"Sebagai yang kita katakan di RUPS, Hampir 90% transaksi kita sudah di luar cabang. Jadi bagaimana kita akan kembangkan digital platform sehingga kita akan masuk lebih dalam lagi ke Indonesia. Kami harap dapat maksimalkan posisi kami," tutupnya. kbc10

Bagikan artikel ini: