1000 Humas Indonesia merahputihkan parkir timur Senayan

Senin, 22 Mei 2017 | 07:47 WIB ET

JAKARTA, kabarbisnis.com: enyambut Hari Kebangkitan Nasional yang jatuh pada tanggal 20 Mei kemarin, sekitar 1000 orang perwakilan dari sejumlah Komunitas Humas Indonesia yang meramaikan aksi ‘Surat untuk Ibu Pertiwi, Harapan untuk  Indonesia’ memerahputihkan kawasan Parkir Timur Senayan Jakarta pada hari Minggu pagi (21/5/2017).

Hadir pada aksi tersebut perwakilan dari Badan Koordinasi Kehumasan (Bakohumas), Perhimpunan Hubungan Masyarakat (Perhumas), Forum Humas Badan Usaha Milik Negara (FHBUMN), London School of Public Relations (LSPR), ASEAN Public Relations Network (APRN), Asosiasi Perusahaan Public Relations Indonesia (APPRI), Himpunan Humas Hotel (H3), Ikatan Pranata Humas (Iprahumas), Humas Kementerian/Lembaga, Humas BUMN, Tenaga Humas Pemerintah (THP),  Duta BUMN, mahasiswa ilmu komunikasi dari sejumlah perguruan tinggi, dan sejumlah perkumpulan humas lainnya.

Ketua Panitia Aksi Komunitas Humas Indonesia Teddy Poernama mengatakan, Komunitas Humas Indonesia menginisiasi aksi tersebut dengan latar belakang kesadaran akan pentingnya untuk meneguhkan kembali semangat kebhinekaan bangsa Indonesia. “Melalui aksi ini, Komunitas Humas Indonesia berpesan agar “Bhinneka Tunggal Ika” tidak hanya menjadi sekadar slogan, akan tetapi mampu dijiwai oleh seluruh rakyat Indonesia yang tercermin dari perilakunya sehari-hari,” ujar Teddy.

Sementara itu Direktur LPR sekaligus Presiden APRN Prita Kemal Gani yang turut hadir sebagai salah satu inisiator pada acara tersebut mengatakan, Hari Kebangkitan Nasional merupakan momen yang tepat bagi humas untuk bergerak dan mengambil peran dalam mewujudkan Indonesia yang maju, sejahtera, dan harmonis dalam keberagamannya.

“Sebagai wujud kepedulian terhadap negara dan bangsa, aksi ini kami pandang penting untuk meningkatkan semangat kebersamaan, persatuan dankesatuan humas sebagai bagian dari bangsa Indonesia.  Aksi ini akan menjadi semacam ‘iklan’ untuk menciptakan kedamaian Indonesia dan mempersatukan seluruh organisasi humas di Indonesia,” tuturnya.

Ketua Umum Forum Humas BUMN Ahmad Reza menambahkan, momentum Hari Kebangkitan Nasional perlu melibatkan peran partisipasi aktif seluruh elemen bangsa dan profesi dalam membangun kesadaran bersama memerangi terhadap kemiskinan, kesenjangan sosial dan ekonomi dalam menciptakan Karakter indonesia yang hebat.

“Jadi kebangkitan bangsa Indonesia bukan lagi hidup atau mati melawan penjajah, tapi kampanyekan tugas Humas dan profesi lain memberi manfaat dan kontribusi nyata bagi kesejahteraan rakyat,” ujarnya.

Menurutnya, Kebangkitan Nasional juga harus dimaknai untuk memberikan semangat baru bagi bangsa dan rakyat Indonesia agar dapat memenangkan kompetisi dan percaturan global sehingga bisa sejajar dengan negara-negara maju.

Pada kesempatan yang sama, Ketua Umum Perhumas Agung Laksamana menyatakan aksi itu diharapkan menjadi pengingat pentingnya menjaga keutuhan fondasi bangsa. "Dalam kebhinekaan negeri ini, kita semua adalah humas untuk Indonesia. Kami berharap aksi ini dapat menggugah semangat dan kesadaran seluruh masyarakat untuk dapat berperan sebagai humas, dengan menyampaikan pesan dan kabar baik tentang Indonesia,” kata Agung.

Dimulai sejak pukul enam pagi, aksi berlangsung semarak dimana pemandu acara mengajak seluruh peserta untuk menari dengan iringan lagu “Maumere Gemu Fa Mi Re’. Acara kemudian dilanjutkan dengan penampilan ciamik opening dance Semangat Kebangkitan oleh tim humas Bank BTN, yang disusul dengan monolog Sejarah Kebangkitan Nasional oleh para Duta BUMN.

Menjelang pukul tujuh pagi, aksi dilanjutkan dengan penyampaian pesan peserta aksi kepada ibu pertiwi. Pada kesempatan itu seluruh perwakilan komunitas humas, undangan kehormatan dan mahasiwa ilmu komunikasi yang hadir diundang ke panggung untuk berorasi menyampaikan pesan dan harapan mereka terhadap Indonesia, lalu menuliskannya pada selembar kartu pos yang telah disediakan.

Peserta kemudian diajak bersama-sama menempelkan kartu pos tersebut pada peta Indonesia yang tersebar di tujuh titik di kawasan Parkir Timur Senayan. Menariknya, usai acara kartu pos ini akan dikirimkan kepada Presiden RI Joko Widodo melalui PT Pos Indonesia, sebagai bukti kepedulian humas kepada Indonesia.

Kemeriahan acara tidak berhenti sampai disitu. Usai penempelan kartu pos di peta Indonesia, seluruh peserta aksi bersama-sama membacakan ikrar harapan mereka terhadap Indonesia. Berikut petikan ikrar humas Indonesia yang dibacakan pada aksi tersebut.

IKRAR HUMAS INDONESIA

Kami, Insan Humas Indonesia, Berikrar

1. Bersikap tegas dalam komitmen untuk empat konsensus nasional yaitu Pancasila, UUD 45, NKRI dan Bhinneka Tunggal Ika.

2. Berperangai santun dalam menjaga keutuhan integritas bangsa untuk menata etika moral, yaitu bertutur kata dan berperilaku baik serta bijak.

3. Semangat tulus, dalam berjuang untuk kinerja generasi bangsa, yaitu mengukir prestasi, mengabdi dengan karya dan membangun Indonesia digdaya.

Ikrar kami, adalah goresan janji untuk mencipta cemerlangnya masa depan bangsa dan menjadi kebanggaan Ibu Pertiwi.kbc6

Bagikan artikel ini: