Potensi besar, CSAP buka outlet Mitra10 di Sidoarjo

Selasa, 23 Mei 2017 | 19:14 WIB ET

SURABAYA, kabarbisnis.com: PT Catur Sentosa Adiprana Tbk. (CSAP), perusahaan distribusi terbesar & terkemuka di bahan bangunan, kimia dan Consumer Goods/FMCG meresmikan outlet terbarunya di Sidoarjo, Jawa Timur.

Ini merupakan outlet Mitra10 yang ke-26 secara nasional, dan outlet ketiga yang ada di Jawa Timur. Sebelumnya Mitra10 sudah hadir di Wiyung dan Jalan Kedungdoro Surabaya.

Corporate Secretary PT. Catur Sentosa Adiprana Tbk,  Idrus Widjajakusuma menuturkan, dibukanya outlet di Sidoarjo merupakan salah satu langkah perseroan untuk memperkuat segmen ritel.

Sekadar diketahui, saat ini perseroan telah mengoperasikan 41 cabang distribusi bahan bangunan di 40 kota, 4 cabang distribusi kimia, 36 area distribusi, 25 toko Mitra10 dan 10 showrooms Atria.

"Saat ini kontribusi penjualan ritel perseroan masih sekitar 30 persen, dan distribusi 70 persen. Ke depan, kami menargetkan porsinya bisa 50:50, seiring dengan target perseroan akan mengoperasikan 50 outlet di tahun 2020," ujar Idrus kepada wartawan di Surabaya, Selasa (23/5/2017).

Untuk tahun ini, perseroan menargetkan bisa membuka 4 outlet baru. Keempat outlet itu berlokasi di Pantai Indah Kapuk Jakarta, Sidoarjo, Bekasi, dan Cikarang.

Terkait outlet di Sidoarjo, Idrus bilang, menempati lahan seluas 10,000 m2 dengan selling space seluas 4.800 m2, dan gudang untuk persediaan barang seluas 5.000 m2. Pembukaan outlet di Sidoarjo sendiri akan dilakukan Rabu (24/5/2017).

"Kami memilih Sidoarjo tentu dengan berbagai pertimbangan yang matang. Semua tahu bahwa pertumbuhan Surabaya dan kota di sekitarnya saat ini di atas rata-rata pertumbuhan nasional. Dan potensi segmen properti khususnya para pemilik rumah yang berencana untuk melakukan renovasi, ekspansi ataupun pembangunan rumah tinggal sangat besar. Hampir semua developer menengah dan besar yang memiliki proyek di Jawa Timur sudah masuk Sidoarjo," bebernya.

Ditambahkannya, potensi pasar bahan bangunan di Jawa Timur masih sangat terbuka. Hal ini dibuktikan dengan penjualan dari dua outlet yang sudah ada, yakni di Wiyung dan Kedungdoro Surabaya, yang rata-rata memberkan kontribusi seitar 15 persen secara nasional, dengan pertumbuhan penjualan sekitar 20 persen.

"Dengan kenyataan itu, kami optimistis outlet di Sidoarjo akan mendongkrak penjualan sektor ritel perseroan. Hitung-hitungan kami, di tahun ini saja bisa membukukan penjualan minimal Rp 2 juta/m2/bulan," tukas Idrus yang menyebut investasi yang dikucurkan untuk pembukaan outlet Sidoarjo sebesar Rp 20 miliar.

Sementara itu General Manager Marketing Communication Division Mitra10, Erick Koswara menambahkan, di tengah ketatnya persaingan di segmen ritel modern bahan bangunan, pihaknya terus melakukan inovasi layanan dan agresif dalam mengembangkan jaringan penjualan. Selain jaminan harga yangg lebih murah dibanding kompetitor, Mitra10 juga menawarkan konsep “One Stop Shopping & Solution” dengan kondisi berbelanja yang nyaman.

"Kami menyediakan lebih dari 65,000 SKU berupa bahan bangunan mulai dari lantai hingga atap bangunan dan perkakas rumah, dengan suasana belanja yang nyaman. Kami juga memberikan Price Integrity atau kepastian harga kepada konsumen yang didukung oleh layanan after sales termasuk pengiriman barang dalam radius 10km tanpa tambahan biaya bagi para konsumen yang telah bergabung dalam keanggotaan pelanggan MItra10," ujarnya.

Sementara guna mendorong pengembangan industri dalam negeri, tambah Erick, pihaknya juga memberi kesempatan pemain lokal untuk berkontribusi di tokonya. Saat ini, komposisi produk lokal sendiri masih mendominasi yakni sekitar 80 persen. "Produk-produk lokal it diantaranya keramik, cat dan bahan bangunan lain," tandasnya. kbc7

Bagikan artikel ini: