CMNP siapkan capex Rp600 miliar untuk 2010

Senin, 30 November 2009 | 18:09 WIB ET

JAKARTA - PT Citra Marga Nusaphala Persada Tbk (CMNP) menyiapkan belanja modal (capital expenditure/capex) hingga Rp600 miliar pada 2010.

Sumber pendanaan untuk capex ini digali dari dana internal, pinjaman bank dan penerbitan (emisi) obligasi. Emisi obligasi diperkirakan akan dilaksanakan pada semester I/2010.

Direktur Keuangan PT Citra Marga Nusaphala Persada Tbk Hendra Santoso menyatakan, capex tersebut akan digunakan untuk proyek pembangunan jalan tol Depok-Antasari oleh anak usaha CMNO yaitu PT Citra Waspphutowa (CW) dan maintenance.

"Kami konsentrasikan Rp550 miliar untuk memulai konstruksi jalan tol Depok-Antasari yang sedang dibahas dengan pemerintah. Sementara sisa Rp50 miliar akan dialokasikan untuk membiayai maintenance," kata Hendro, Senin (30/11/09).

Saat ini anak usaha CMNP yaitu CW sedang mengerjakan proyek tol Depok-Antasari sekitar 22 km. Investasi untuk pembebasan tanah sekitar Rp700miliar pada 2006. Biaya konstruksi setelah kenaikan BBM sekitar Rp1,2 triliun.

Namun, proyek ini terhambat biaya konstruksi dan pengadaan tanah yang melonjak tinggi. "Biaya konstruksi diperkirakan dapat meningkat hingga sekitar 160% dan biaya pengadaan tanah dapat meningkat hingga sekitar 300%," jelas Direktur Pengembangan Usaha PT Citra Marga Nusaphala Persada Tbk Fernando J Sitohang.

Fernando menambahkan, pihaknya masih mendiskusikan dengan pemerintah mengenai proyek jalan tol Depok-Antasari ini. Terutama dengan adanya peningkatan biaya konstruksi dan pengadaan tanah sehingga kondisi kelayakan proyek menurun.

"Saat ini kami sedang melakukan pembicaraan dengan BPJT secara intensif untuk memperbaiki kelayakan proyek," katanya.

Fernando mengatakan, saat ini pemerintah sedang giat melakukan evaluasi terhadap 22 jalan tol. Saat ini sedang mencari solusi agar proyek jalan tol dapat dilaksanakan sehingga dapat mengatasi lonjakan tanah dan konstruksi dengan pengurangan lingkup kerja dan penyusutan detail engineering design.

“CMNP mendapatkan komitmen kredit sindikasi untuk proyek ini yang dipimpin Bank Mandiri sekitar Rp1,8 triliun,” jelasnya.

Dia juga mengungkapkan, perseroan menargetkan kenaikan pendapatan sekitar 10% pada 2010. Sedangkan target pendapatan konsolidasi sekitar Rp700miliar.

"Pendapatan tahun-genap akan kelihatan secara signifikan karena kenaikan tarif dilakukan pada tahun-ganjil. Kenaikan sekitar 10% hingga 12%," jelas Hendro. kbc9

Bagikan artikel ini: