India salip Indonesia sebagai produsen kelapa terbesar dunia

Senin, 29 Mei 2017 | 10:16 WIB ET

JAKARTA, kabarbisnis.com: Indonesia ketinggalan baik di hulu perkebunan maupun hilir industri kelapanya. Posisi penghasil kelapa terbesar dunia diam-diam telah diambil India sejak lima tahun lalu.

Menurut Alit Pirmansyah, staff professional Asian and Pacific Coconut Community (APCC), lembaga negara penghasil kelapa dunia yang berpusat di Jakarta, India saat ini memproduksi kelapa sebanyak 24,3 miliar butir pertahun.

Indonesia berkisar 15,7 miliar butir itupun cenderung menurun, ini diamini Ketua Sahabat Kelapa Indonesia, Ardi M.Simpala. Menurutnya, jumlah riil bahkan bisa hanya 14,7 miliar butir. Industri sabut India pun lebih maju. Sabut di Indonesia dianggap sampah, dibakar atau menumpuk membusuk.

Sebaliknya India mengolahnya menjadi duit. India mendominasi ekspor produk sabut global dengan proporsi 55% disusul Srilanka 27%,sedang Indonesia hanya 3%. Padahal papar Alit permintaan global serat sabut cenderung meningkat 9,6% tiap tahun.

Dari segi jumlah produk India dan Srilanka telah mengekspor 14 jenis produk sedangkan Indonesia hanya 3 macam. Nilai ekspor produk sabut India sebesar Rp.5,7 triliun da ntumbuh 19,2% sedangkan Indonesia hanya berkisar Rp.91 miliar dan kecenderungan turun 5,4% tiap tahunnya, perbandingan nilai yang sangat berbeda.

Melihat dan membuktikan kemajuan sektor kelapa India, Ardi mengunjungi Provinsi Tamilnadu penghasil kelapa India bagian selatan (21/5/2017). Ada beberapa pabrikyang dikunjungi termasuk dua industri sabut kelapa di kota Kongayam dan Martakulam provinsi Tamilnadu.

Kedua pabrik memiliki mesin dan peralatan lebih baik dan berdaya lebih besar.Mesin pressnya lebih kuat sehingga tiap ikatan sabut atau bale seberat 120 kilogram sementara kita hanya 75 kilogram dengan volume sama.

Ini meningkatkan efisiensi, kunci utama bertahannya pabrik sabut kelapa.Uniknya bagian hidrauliknya dibenamkan 10 meter di bawah tanah sehingga ia menekan serat dari bawah ke atas. Di Indonesia pompa hidrauliknya berada di atas tanah dan menekan dari atas.

Teknologi sudah jadi bagian dari ndustri sabut India, nampak paling tidak dua traktor besar serta forklift untuk mengangkut serat jadi. Yang menarik kedua pabrik terlihat beberapa cctv untuk memantau jalannya produksi.

Di akhir kunjungannya, Ardi juga melihat majunya perkebunan kelapa di kota Pollachi, sentra kelapa terbesar di India Selatan. Sempat bertemu Pak Somasundaram, tokoh dan petani kelapa yang cukup dikenal di India. kbc10

Bagikan artikel ini: