Jasa Marga kolaborasi dengan Waskita bikin perusahaan patungan garap tol

Jum'at, 9 Juni 2017 | 17:15 WIB ET

JAKARTA, kabarbisnis.com: Optimalkan pembangunan jalan tol, PT Jasa Marga (Persero) Tbk (JSMR) bersama PT Waskita Toll Road (WTR) mendirikan perusahaan yang bergerak dalam bidang jasa atau industri jalan Tol Trans Jawa, yakni PT Jasamarga Transjawa Tol.

“PT Jasamarga Transjawa Tol didirikan sesuai dengan akta pendirian Nomor 22 tanggal 2 Juni 2017 dan akta perjanjian usaha patungan Nomor 21 tanggal 2 Juni 2017," kata Direktur Operasi I, Mohammad JSMR, Sofyan dalam siaran persnya di Jakarta, Jumat (9/6/2017).

Dia mengungkapkan bahwa Jasa Marga telah melakukan penyertaan saham pada PT Jasamarga Transjawa Tol sebesar Rp812,5 juta atau sebanyak 812.500 lembar saham atau 65% dari jumlah modal yang ditempatkan dan disetor dalam PT Jasamarga Transjawa Tol.

“Tujuan dari transaksi ini adalah untuk mendirikan badan usaha yang bergerak dalam bidang jasa atau industri jalan tol Trans Jawa yang meliputi pembangunan, pengoperasian, dan pemeliharaan jalan tol," ujarnya.

Sebagai informasi, PT Waskita Karya (Persero) Tbk yang merupakan induk usaha dari Waskita Toll Road rajin melakukan penambahan modal ke beberapa ruas jalan tol yang dimilikinya, salah satunya adalah PT Jasamarga Kualanamu Tol.

Sekretaris Perusahaan Waskita Karya, Shastia Hadiarti sebelumnya mengatakan bahwa PT Waskita Toll Road telah meningkatkan modal disetor dan ditempatkan secara tunai sebesar Rp60 miliar kepada perusahaan jalan tol yang mengelola ruas Trans Sumatera.

“Penambahan modal ini telah dicatat dalam akta pernyataan keputusan pemegang saham di luar RUPS PT Jasamarga Kualanamu Tol Nomor 01 tanggal 05 Juni 2017," ujar Shastia.

Pada 31 Mei 2017, BUMN pengelola jalan tol ini telah menyuntikkan modal disetor dan ditempatkan secara tunai kepada JKMT senilai Rp99 miliar. Tambahan modal ini dilakukan dua tahap, yakni Rp39 miliar disetorkan pada 24 Mei 2017 dan Rp60 miliar dilakukan pada 29 Mei 2017.

WTR merupakan entitas usaha Waskita dengan kepemilikan sebanyak 72,63%. Adapun kepemilikan WTR di JKMT sebanyak 30%. Selain WTR, pemegang saham JKMT lainnya adalah PT Jasa Marga (Persero) Tbk sebesar 55% dan PT PP (Persero) Tbk sebanyak 15%.

Di kuartal pertama 2017, Waskita Karya berhasil mengantungi laba bersih sebesar Rp450 miliar. Angka tersebut meroket 262% dari perolehan laba bersih di kuartal I 2016 sebesar Rp124 miliar.

Meroketnya laba bersih tersebut juga disebabkan bertumbuhnya pendapatan usaha Waskita Karya di kuartal I yang juga meningkat hingga 113% dari Rp3,35 triliun menjadi Rp7,15 triliun. Sementara total aset Waskita Karya hingga kuartal I mencapai Rp69 triliun. Perseroan pun menargetkan total aset hingga akhir tahun nanti bisa mencapai Rp93 triliun. kbc10

Bagikan artikel ini: