Meski menjelang Ramadan, penjualan mobil Juni lalu anjlok 29%

Kamis, 20 Juli 2017 | 09:12 WIB ET

JAKARTA, kabarbisnis.com: Penurunan daya beli masyarakat juga dirasakan industri otomotif di Tanah Air. Bahkan jika biasanya pada bulan-bulan menjelang Ramadan dan Lebaran menjadi masa peak season, kali ini justru merosot.

Berdasar data pabrikan ke diler atau wholesales Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), penjualan mobil domestik anjlok 29% menjadi 66.370 unit pada Juni 2017, dibandingkan Mei sebanyak 94.091 unit.

Jika dibandingkan dengan bulan sama tahun lalu, penjualan turun 27% dari 91.488 unit. Namun bila ditotal penjualan nasional pada enam bulan ini tumbuh menjadi sebesar 534.288 unit atau naik dibanding periode sama tahun lalu 523.130 unit.

Ketua Umum Gaikindo, Yohanes Nangoi mengungkapkan, penjualan bulan juni normal untuk turun karena terpotong libur lebaran. "Target penjualan nasional masih sama sebanyak 1,1 juta unit," kata Yohanes, Rabu (19/7/2017).

PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia (MMKSI), distributor dari produk kendaraan penumpang Mitsubishi Motors di Indonesia berencana meluncurkan produk terbaru di semester II-2017.

Head of PR & CSR Dept PT MMKSI Intan Vidiasari mengatakan, penjualan semester II akan positif lewat produk small Multi Purpose Vehicle (MPV) yang diproduksi di pabriknya Cikarang. "Segera kami luncurkan world premiere pertama kali saat ajang GIIAS 2017," kata Intan.

Executive General Manager PT Astra Toyota Motor, Fransiscus Soerjopranoto mengatakan penjualan bulan Juni memang turun karena penurunan daya beli serta dipotong libur lebaran.

Namun pihak Toyota, menurutnya optimis semester dua nanti lebih baik karena ada pameran otomotif GIIAS 2017 dan program penjualan akhir tahun "Untuk produk baru ditunggu," kata Fransiscus. kbc10

Bagikan artikel ini: