Enam bulan berbisnis, Matahari cetak bulan Rp1,33 triliun

Selasa, 1 Agustus 2017 | 12:55 WIB ET

JAKARTA, kabarbisnis.com: PT Matahari Department Store Tbk (Matahari) hingga semester I/2017 membukukan kenaikan laba bersih 15,6 persen menjadi Rp 1,338 triliun dibandingkan dengan Rp 1,157 triliun pada semester I/2016.

Penjualan kotor semester I-2017 sebesar Rp 10,017 triliun atau naik 10,9 persen dibanding semester I-2016 yang tercatat Rp 9,034 triliun. Sementara pendapatan bersih tercatat Rp 5,737 triliun atau naik 10,8 persen dibanding Rp 5,180 triliun pada semester I-2016.

CEO dan Vice President Director Richard Gibson PT Matahari Department Store Tbk mengatakan, pelemahan konsumsi domestik belakangan ini di Indonesia tetap menjadi perhatian perusahaan. Namun perseroan yakin bahwa hal ini hanya siklus dan bukan tantangan struktural.

"Konsumen akan kembali membaik dalam jangka waktu menengah," kata dia dalam keterangan tertulisnya, Selasa (1/8).

Dia mengatakan, inisiatif perusahaan yang fokus pada pelayanan kebutuhan konsumen, akan meningkatkan produk yang ditawarkan. "Ini membuat kami bertahan tidak hanya dari tantangan makro jangka pendek, namun juga meraih pertumbuhan yang berkelanjutan dalam jangka panjang” kata dia.

Terlepas melemahnya tren konsumsi saat ini, perseroan berhasil mencapai SSSG sebesar 8,0 persen pada semester I-2017.

Saat ini Matahari memiliki 156 gerai di 71 kota di Indonesia. Adapun empat gerai barunya resmi dibuka pada semester I-2017 di Tegal, Madiun, Jember, dan Medan. Sedangkan 1 gerai baru dibuka pada Juli 2017 di Cirebon.

Pada 26 Mei 2017, Matahari telah membagikan dividen final untuk tahun buku 2016 sebesar total Rp 1,4 triliun atau sebesar Rp 484,6 per saham, setara 70 persen dari laba bersih 2016, atau meningkat 13,4 persen dari tahun lalu. kbc4

Bagikan artikel ini: