Mayora kepincut jualan mi instan

Kamis, 3 Agustus 2017 | 12:31 WIB ET

JAKARTA, kabarbisnis.com: Gurihnya pasar mi instan di Tanah Air membuat kian banyak produsen berinovasi untuk mengeluarkan varian baru. Seperti yang dilakukan PT Mayora Indah Tbk yang dipastikan siap mengeluarkan produk baru untuk mi flavour.

Kepala Divisi Komunikasi PT Mayora Indah Tbk Sribugo Suratmo mengaku, rencananya produk baru itu akan mulai dipasarkan pada bulan ini. "Nanti peluncurannya baru di bulan Agustus," katanya, Rabu (2/8/2017).

Di Tanah Air, produk mi instan memang menjadi makanan alternatif selain makanan pokok. Bahkan, penjualan mi instan tahun ini diyakini masih bertumbuh dan menyentuh angka 16 miliar bungkus.

Sebelumnya, data survei Nielsen menunjukkan penjualan mi instan di Indonesia pada semester I 2017 mengalami penurunan sekitar 4 persen. Namun, penurunan penjualan di paruh pertama tahun ini tidak akan sampai mengubah target penjualan yang ditetapkan.

Saat ini, terdapat 20 perusahaan produsen mi instan dari skala besar hingga kecil. Di antaranya, delapan produsen besar mi instan, yakni Indofood, Wings Food, Conscience Food, ABC, Jakarama Tama, Medco Group, Nissin, dan Delifood.

Sejauh ini pemimpin pasar mi instan masih dipegang Grup Salim, melalui PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk, yang menguasai 72 persen dengan brand utama Indomie.

Awal tahun 2016, PT Mayora Indah Tbk juga masuk ke kancah bisnis makanan cepat saji ini dengan merilis Bakmi Mewah, mi instan premium yang menyasar segmen menengah-atas. Kini Bakmi Mewah bertarung melawan Indomie Real Meat dari Indofood.

Selama ini, Mayora bermain di pasar biskuit, kembang gula, wafer, cokelat, kopi, dan sereal. Meski begitu, bisnis mi instan berpeluang terus bertumbuh, lantaran ketersediaan bahan baku terigu, harga yang bagus, permintaan selalu tinggi. kbc10

Bagikan artikel ini: