Makin greng, PP raih kontrak anyar Rp21,8 triliun

Rabu, 30 Agustus 2017 | 13:26 WIB ET

JAKARTA, kabarbisnis.com: BUMN konstruksi PT Pembangunan Perumahan Tbk (PTPP), berhasil membukukan nilai kontrak baru sampai akhir Juli sebesar Rp 21,8 triliun.

Direktur Utama PTPP, Tumiyana mengatakan, pencapaian tersebut mencerminkan pertumbuhan kontrak baru sebesar 44,3 persen dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp 15,1 triliun.

"Sampai dengan akhir Juli ini, perseroan berhasil mencapai kontrak baru sebesar 53,7 persen dari total target yang ditetapkan sepanjang tahun ini, yaitu sebesar Rp 40,6 triliun," kata Tumiyana, Rabu (30/8).

Pencapaian kontrak baru sebesar Rp 21,8 triliun tersebut, kata Tumiyana, terdiri dari kontrak baru induk perseroan sebesar Rp 18,8 triliun dan Anak Perusahaan sebesar Rp 3 triliun.

"Beberapa proyek yang berhasil diraih selama bulan Juli antara lain, Tunjungan Boulevard sebesar Rp 465 miliar, Work Unit Rate EW Paket G di Pekanbaru Rp 450 miliar, dan lain-lain," jelasnya.

Berdasarkan komposisi kepemilikan (owner) perolehan kontrak baru Perseroan sampai dengan bulan Juli 2017, berasal dari BUMN sebesar 56,8 persen, Swasta 28,9 persen dan Pemerintah 14,3 persen.

Sedangkan untuk jenis atau tipe pekerjaan, yaitu Gedung sebesar 32,7 persen, EPC 33,7 persen, Jalan Jembatan 18 persen dan Bangunan Air 15,6 persen.

"Dengan mengantongi kontrak baru sampai dengan Juli 2017 sebesar Rp 21,8 triliun, manajemen perseroan masih optimistis target kontrak baru 2017 sebesar Rp 40,6 triliun ini dapat terlampaui di akhir tahun ini," kata Tumiyana.

Sementara itu, perseroan berhasil membukukan laba bersih sebesar Rp 732 miliar pada Juli 2017 meningkat 70 persen dibandingkan periode yang sama tahun 2016 sebesar Rp 431 miliar.

Sampai dengan akhir Juli, perseroan telah berhasil mencapai 43 persen dari total laba bersih yang ditargetkan oleh perseroan sebesar Rp 1,7 triliun. kbc10

Bagikan artikel ini: