Wih! CIMB Niaga danai proyek LRT Jabodebek senilai Rp2 triliun

Rabu, 30 Agustus 2017 | 16:30 WIB ET

JAKARTA, kabarbisnis.com: Proyek Light Rail Transit (LRT) Jabodebek berhasil menarik minat dari pihak swasta. Nantinya, proyek ini akan memperoleh tambahan pendanaan dari CIMB Niaga.

Hal ini disampaikan oleh Menteri Koordinator bidang Kemaritiman dan Sumber Daya Luhut Binsar Pandjaitan usai Sidang Kabinet Paripurna hari ini. Menurut Luhut, perusahaan asal Malaysia CIMB Niaga akan membiayai proyek ini.

"CIMB Niaga mau masuk. Tadi baru bilang," kata Luhut di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (29/8/2017).

CIMB Niaga akan melakukan investasi senilai Rp2 triliun. Artinya, pemerintah tak lagi hanya mengandalkan dana dari APBN dan BUMN. "Iya, Rp2 triliun," ujarnya.

Sebelumnya, Luhut menyebut investor asal Singapura juga menyatakan minat untuk ikut mendanai pembangunan proyek kereta ringan Jakarta-Bogor-Depok-Bekasi (LRT Jabodebek) senilai Rp2 triliun.

Pendanaan tersebut akan membuat porsi pembiayaan dari perbankan dalam negeri berkurang Rp2 triliun dari hitungan awal.

Luhut mengaku masih banyak rincian yang perlu diselesaikan dalam proyek pembangunan transportasi massal itu. Menurut dia, proyek LRT Jabodebek merupakan proyek kereta ringan pertama yang digarap pemerintah dengan skema berbeda sehingga masih banyak peraturan pendukung yang belum tersedia. kbc10

Bagikan artikel ini: