Alhamdulillah, neraca perdagangan masih bisa surplus

Jum'at, 15 September 2017 | 13:38 WIB ET

JAKARTA, kabarbisnis.com: Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat, neraca perdagangan Indonesia pada Agustus 2017 masih mengalami surplus sebesar 1,72 miliar dolar AS. Kontribusi utama surplus datang dari sektor nonmigas.

"Surplus ini tertinggi sejak 2012," kata Kepala BPS Suhariyanto dalam jumpa pers di Jakarta, Jumat (15/9).

BPS merinci, neraca perdagangan sektor migas defisit sebesar 0,68 miliar dolar AS. Itu terjadi karena ekspor migas pada Agustus 2017 mencapai 1,27 miliar dolar AS, sedangkan impor migas di periode yang sama 1,95 miliar dolar AS.

Dilihat dari total ekspor, pada Agustus 2017 tercatat sebesar 15,21 miliar dolar AS atau meningkat 11,73 persen dibanding ekspor Juli 2017 yang sebesar 13,61 miliar dolar AS.

Sementara nilai impor Indonesia Agustus 2017 mencapai 13,49 miliar dolar AS atau turun 2,88 persen dibanding Juli 2017 yang tercatat sebesar 13,88 miliar dolar AS.

Kemudian, neraca volume perdagangan Indonesia Agustus 2017 mengalami surplus sebesar 33,49 juta ton yang didorong oleh surplus neraca sektor nonmigas sebesar 34,21 juta ton, sementara sektor migas defisit 716 ribu ton.

Secara kumulatif, pada periode Januari-Agustus 2017 tercatat neraca perdagangan mengantongi surplus sebesar 9,11 miliar dolar AS. Ekspor tercatat sebanyak 108,79 miliar dolar AS dan impor 99,68 miliar dolar AS.

Jika dibandingkan dengan periode yang sama pada 2016, neraca perdagangan tercatat mengalami peningkatan mengingat saat itu surplus sebesar 5,13 miliar dolar AS. kbc4

Bagikan artikel ini: