Meski gratis, 1 mobil hanya boleh beli sekeping uang elektronik

Senin, 16 Oktober 2017 | 08:22 WIB ET

JAKARTA, kabarbisnis.com: Pemerintah siap memberlakukan uang elektronik untuk pembayaran tol mulai 31 Oktober 2017. Untuk bisa merealisasikan hal tersebut pemerintah pun melakukan berbagai cara, seperti salah satunya adalah dengan pemberian diskon.

Oleh karena itu, Badan Pengelola Jalan Tol (BPJT) bersama Perbankan akan memberikan diskon 100% untuk 1,5 juta kartu uang elektronik perdana masyarakat umum. Namun diskon ini hanya berlaku untuk setiap pembelian satu kartu minimal Rp 50.000.

VP Operation Management Jasa Marga Raddy R Lukman mengatakan, nantinya 1,5 juta keping uang elektronik tersebut akan disebar di setiap gerbang tol yang ada. Baik itu yang sudah menerapkan non tunai maupun belum.

Selain itu, nantinya akan ada petugas yang akan melayani pembelian kartu perdana uang elektronik. Sehingga masyarakat bisa mendapatkannya dengan cara membeli di Gardu SeminOtonatis (GSO) yang ada di gerbang tol.

"Disebar di gerbang-gerbang, di ruas tol yang belum implementasi non tunai, yang sudah impolementasi lebih sedikit. Bisa didapat di sana," ujarnya  di Kantor Pusat Jasa Marga, Minggu (15/10/2017).

"Ini kan jembatan transisi untuk pengguna jalan tol yang enggak bawa kartu atau belum punya kartu bisa beli di Gardu non tunai nanti ada orangnya dan (masyarakat) bisa berinteraksi," imbuhnya.

Menurut Rady, nantinya satu mobil hanya diperbolehkan memiliki satu keping uang elektornik saja. Sehingga masyarakat tidak bisa memborong sekaligus kartu uang elektornik tersebut. "Meskipun diskon tapi satu mobil cuma satu kartu enggak boleh borong," kata dia.

Sementara itu, Kepala Sub Bidang Operasi dan Pemeliharaan Badan Pengelola Jalan Tol (BPJT) Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Hadi Suprayitno mengatakan, program diskon ini untuk dimanfaatkan sebaik mungkin. "Sesuai kebutuhannya saja beli satu untuk satu mobil ga bebrondong-brondong mumpung diskon," jelasnya

Kepala Sub Bidang Operasi dan Pemeliharaan BPJT Hadi Suprayitno menambahkaj, diskon ini merupakan tindak lanjut dari program yang sebelumnya sudah dilakukan Jasa Marga pada saat musim mudik Lebaran lalu. "Program pemberian diskon 100% uang elektronik ini adalah lanjutan program-program sebelumnya," ujar Hadi. kbc10