Bonlight jual saham ROTI senilai Rp1 triliun

Selasa, 17 Oktober 2017 | 09:27 WIB ET

JAKARTA, kabarbisnis.com: Salah satu pemegang saham utama PT Nippon Indosari Corpindo Tbk. yakni Bonlight Investment Limited kembali menjual sahamnya pada emiten dengan ticker ROTI tersebut di pasar negosiasi.

Crossing saham tersebut mencapai 789 juta saham dengan harga rata-rata Rp1.235 per saham dengan total nilai transaksi Rp1 triliun. Transaksi tersebut melibatkan BCA Sekuritas selaku penjual dan Credit Suisse Sekuritas sebagai pembeli.

Imelda Arismunandar, Direktur BCA Sekuritas, mengkonfirmasi adanya transaksi tersebut. Namun, dirinya enggan mengungkapkan pihak yang menjadi pembeli dari saham yang dilepas Bonlight Investment Limited.

“Soal informasi itu sebaiknya tunggu pengumuman resmi di bursa,” ujarnya, Senin (16/10/2017).

Bonlight Investment Limited beberapa kali pernah melepas kepemilikan sahamnya pada ROTI sejak 2010 ketika pertama kali ROTI melantai di Bursa Efek Indonesia.

Berdasarkan laporan tahunan ROTI, perusahaan investasi tersebut pernah melepas saham ROTI pada 8 Mei 2012 sejumlah 25,31 juta saham dalam rangka meningkatkan jumlah saham publik.

Aksi serupa dengan alasan yang sama kembali dilakukan pada 19 Juni 2013 sejumlah 50,62 juta saham.

Tahun ini, Bonlight Investment Limited juga beberpa kali melakukan transaksi pelepasan sahamnya pada ROTI. Berdasarkan data Bloomberg, Bonlight telah melakukan empat kali transaksi saham ROTI sepanang tahun ini, yakni tiga kali transaksi beli dan satu kali jual.

Transaksi beli pertama kali dilakukan pada 2 Januari 2017 sejumlah 375 juta saham dengan harga Rp1.600, lalu pada 3 Juli 2017 sebanyak 2,28 miliar di harga Rp1.220 dan pada 1 Agustus 2017 sebanyak 13,47 miliar di harga Rp1.225.

Selanjutnya, transaksi jual dilakukan pada 19 September 2017 sejumlah 376 juta saham di harga Rp1.275 per saham.

Dengan banyaknya aksi beli Bonlight sepanjang tahun ini, kepemilikannya pada ROTI telah meningkat dari 25,12% pada akhir tahun lalu menjadi 25,44% pada akhir September lalu.

Sementara itu, ROTI saat ini tengah dalam proses menggelar rights issue dengan target penggalangan dana hingga Rp1,43 triliun. Adapun, tanggal cum date dari aksi tersebut adalah pada 5 Oktober 2017.

Artinya, pemegang saham terbaru ROTI yang membeli saham dari Bonlight tidak dapat memanfaatkan hak untuk membeli saham baru yang diterbitkan ROTI.

Rencananya, ROTI akan melepas 1,12 milir saham baru atau setara 18,28% dari modal ditempatkan dan disetor setelah aksi itu. Harga pelaksanaannya ditetapkan di Rp1.260 per saham. Dana tersebut akan digunakan perseroan untuk ekspansi pabrik baru di Indonesia dan luar negeri. kbc10

Bagikan artikel ini: