Beri peluang swasta, PT PP ogah garap proyek di bawah Rp150 miliar

Selasa, 31 Oktober 2017 | 09:22 WIB ET

JAKARTA, kabarbisnis.com: PT PP (Persero) Tbk menyatakan, sudah tidak lagi mengambil pengerjaan proyek dengan nilai di bawah Rp 150 miliar sejak 2016. Hal ini untuk memberikan ruang kepada perusahaan-perusahaan kontraktor swasta, khususnya yang berada di daerah.

Sekretaris Perusahaan PTPP Nugroho Agung Sanyoto mengatakan, hingga September 2017, dalam kontrak pembangunan yang dikerjakan oleh PTPP yang senilai Rp 31,9 triliun, mayoritas berasal dari sesama BUMN yaitu sebesar 61 persen dan swasta 28 persen. Sedangkan proyek yang berasal dari pemerintah, baik pusat maupun daerah hanya sekitar 11 persen.

"Proyek kita 61 persen itu BUMN, termasuk Perumnas. APBN itu hanya 11 persen, karena PTPP tidak mengambil proyek-proyek di bawah Rp 150 miliar, itu di APBD tingkat 1 dan tingkat 2, tidak," ujar dia di Jakarta, Senin (30/10/2017).

Dia menuturkan, dulu juga PTPP memiliki cabang di daerah untuk lebih banyak mendapatkan tender pembangunan infrastruktur di daerah. Namun kini perusahaan pelat merah tersebut hanya mengambil proyek strategis pemerintah, punya nilai besar dan tidak mampu digarap oleh kontraktor swasta lokal.

"Dulu kami memang punya cabang di provinsi seperti Lampung. Dulu kami memang membagi per regional. Sekarang kami lebih ke arah spesialisasi. Di Papua, ada stadion kami ambil karena nilainya besar, waktunya singkat jadi agak sulit untuk swasta lokal masuk," ujar dia. kbc10

Bagikan artikel ini: