Dukung ketahanan pangan, Perhutani Jatim tanam kedelai serentak

Rabu, 29 November 2017 | 20:57 WIB ET

BLITAR, kabarbisnis.com: Pemerintahan berambisi untuk mewujudkan program ketahanan pangan, salah satunya berswasemba kedelai.

Untuk mendukung program pemerintah tersebut, Perum Perhutani Divisi Regional Jawa Timur melakukan kegiatan penanaman serentak tanaman program Penambahan Areal Tanaman (PAT)) kedelai APBN 2017 di seluruh wilayah Perum Perhutani pada Rabu (29/11/2017).

Seremonial penanaman kedelai dilaksanakan di Kab. Jember, Nganjuk, Banyuwangi, dan Kabupaten Blitar yang di pusatkan di petak 55h RPH Sekaran, BKPH Lodoyo Barat, KPH Blitar masuk administrasi  Desa Kedungbunder Kec. Sutojayan Kab. Blitar. Kegiatan tersebut dihadiri Kementerian Pertanian, Dinas Pertanian Jatim, Balitkabi, Kepala Perhutani Divisi Regional Jawa Timur, unsur muspida, muspika, desa dan petani/LMDH.

Dalam sambutannya, Kepala Perhutani Divisi Regional Jatim, Sangudi Muhammad berharap kedelai yang ditanam dalam pencanangan ini dapat dipanen menjadi benih karena harganya lebih baik, bisa mencapai Rp8.500/kg. Pemerintah berkeyakinan swasembada pangan / kedaulatan pangan (padi, jagung, tebu, kedelai) akan tercapai. Ayo kita sambut program Pemerintah ini, agar swasembada tercapai, lanjut Sangudi Muhammad.

Untuk tahun 2018 adalah tahun Nasional untuk kedelai. Mari bahu  membahu mewujudkannya. JIka ada lahan yang bisa ditanami, mari sama-sama kita tanami dengan kedelai karena tahun depan prospeknya menjanjikan, jelas Saiful, perwakilan dari Kementerian Pertanian.

Kepala Dinas Pertanian Kab. Blitar, Eko Priyo Utomo, gembira sekali dengan program PAT Kedelai yang ditanam di Perhutani karena Indonesia selama ini masih impor kurang lebih 2,5 juta ton kedelai per tahun padahal Indonesia negara agraris. Dinas Pertanian mendukung dan menyukseskan program Pemerintah dengan segala daya upaya. Program PAT kedelai dapat dikembangkan di lahan-lahan yang belum pernah budidaya kedelai seperti Perhutani dan Perkebunan, harap Eko Priyo Utomo

Luas tanaman kedelai dalam kawasan hutan pada Kab. Blitar: 1.686,45 Ha dengan melibatkan 3.686 petani, yang terdiri dari Kec. Bakung 125,00 Ha (250 petani), Kec. Binangun  177,30 Ha (571 petani), Kec. Kademangan 46,50 Ha (93 petani), Kec. Panggungrejo 485,4 Ha (1.097 petani), Kec. Sutojayan 121,90 Ha (    269 petani), Kec. Wates 166,00 Ha (272 petani), dan Kec. Wonotirto 564,35 Ha (1.137 petani).

Kegiatan ini merupakan kelanjutan kegiatan pada awal tahun 2017 dan starting point penyelesaian penanaman tanaman kedelai dalam Kawasan Hutan Perum Perhutani hingga sesuai target keluasan tahun 2017 seluas 23.000 hektar dan tahun 2018 seluas 50.000 hektare. kbc7

Bagikan artikel ini: