Meski bank dilikuidasi, LPS jamin uang nasabah aman

Kamis, 30 November 2017 | 18:57 WIB ET

JAKARTA, kabarbisnis.com: Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) menjamin uang masyarakat di bank tidak akan hilang meski perbankan tersebut dilikuidasi. Hingga kini, tercatat sudah 165-an bank terlikuidasi, baik itu bank umum maupun BPR (Bank Perkreditan Rakyat).

"Selama 12 tahun kita sudah bayar Rp 1,2 triliun selama 12 tahun beroperasi, karena ada sekitar 80-an bank yang kita likuidasi," kata Sekretaris Lembaga Penjamin Simpanan (LPS), Samsu Adinugroho di seminar Meningkatkan Literasi Keuangan Petambak dan Nelayan tentang Sistem Penjamin Simpanan, Kamis (30/11/2017).

Samsu mengakui, ancaman likuidasi atau tutupnya sebuah bank membuat masyarakat takut menempatkan uangnya. Di tambah lagi banyaknya fenomena investasi bodong yang akhirnya merugikan masyarakat.

"Apalagi ada fenomena orang-orang ngasih tawaran yang tidak jelas seperti investasi bodong," katanya.

Oleh karena itu, Samsu menegaskan bahwa uang masyarakat di bank tidak akan hilang meski bank tersebut harus tutup. LPS akan mengembalikan uang nasabah asal sesuai dengan aturan yang berlaku.

"Sebetulnya kalau kita mau lihat lebih dalam, di rumah itu justru lebih was-was, kalau di bank ada orang lain menjaga uang kita, kemudian kalau banknya bangkrut ada LPS yang akan menjamin," terangnya.

Adi meyakinkan bahwa LPS menjamin uang yang disimpan di bank tidak akan hilang saat bank terlikuidasi. "Uang akan dikembalikan maksimal sampai Rp 2 miliar. Misalkan uangnya Rp 3 miliar, akan dikembalikan Rp 2 miliar, sisanya dibayar setelah aset bank terjual," pungkasnya. kbc10

Bagikan artikel ini: