Bank Dunia kucuri pinjaman US$40 juta bantu UMKM Indonesia

Jum'at, 29 Desember 2017 | 07:56 WIB ET

JAKARTA, kabarbisnis.com: Anggota kelompok Bank Dunia, International Finance Corporation (IFC) telah menyepakati pemberian fasilitas pinjaman senilai US$40 juta pada PT Radana Bhaskara Finance Tbk (Radana).

Paket bantuan yang dipimpin oleh IFC tersebut akan dimanfaatkan untuk mengembangkan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) sekaligus meningkatkan pembiayaan bagi UMKM yang dibangun oleh perempuan.

Country Manager IFC untuk Indonesia, Malaysia, dan Timor-Leste, Azam Khan mengatakan, di pasar negara berkembang seperti di Indonesia, pembiayaan UMKM merupakan elemen penting untuk menggerakan mesin pertumbuhan ekonomi dan penciptaan lapangan kerja.

“Paket pendanaan ini selaras dengan strategi kami untuk memaksimalkan peran sektor swasta dalam memimpin pembangunan, juga untuk mendukung pemerintah  dalam mewujudkan salah satu prioritas utamanya, yakni penciptaan lapangan kerja,” ungkap Azam melalui keterangan resminya, Kamis (28/12/2017).

Azam mengatakan pendanaan ini merupakan wujud dari komitmen IFC yang lebih luas untuk mendorong partisipasi sektor swasta, dalam meningkatkan akses terhadap pembiayaan bagi yang kurang terlayani dan membantu mendorong investasi di sektor UMKM di Indonesia.

Paket pendanaan ini akan memungkinkan Radana, sebuah perusahaan multifinance lokal, untuk meningkatkan pinjaman bagi UMKM, perempuan pengusaha, mahasiswa, dan pinjaman renovasi rumah.

Studi yang diprakasai oleh IFC pada tahun 2016 menyebutkan kesenjangan pembiayaan UMKM di Indonesia mencapai US$11 miliar per tahun. Laporan tersebut menyoroti tantangan yang dihadapi UMKM-khususnya bagi perempuan pelaku UMKM saat mengakses pinjaman bank.

“Perempuan di Indonesia berkontribusi pada penciptaan lapangan kerja serta sembilan persen dari pertumbuhan PDB, namun jika menyangkut pinjaman bank, mereka cenderung mendapatkan perlakuan tidak ramah, dibandingkan dengan perlakuan yang diterima para laki-laki pelaku usaha,” ungkap Azam.

Paket pembiayaan selama lima tahun ini terdiri dari  US$20 juta dari IFC sendiri dan US$20 juta yang merupakan mobilisasi dari tiga kreditur lainnya, termasuk dua lembaga pembiayaan impact internasional, yaitu ResponAbility SICAV (Lux), dan IIV Mikrofinanzfonds dan satu manajer dana internasional, Symbiotics SA, melalui platform MSME Bond-nya.

Radana Finance adalah perusahaan publik terdaftar yang didirikan pada 1972, memberikan kredit kepada pengusaha kecil dan peminjam berpenghasilan rendah melalui 56 cabang yang tersebar di Jawa dan Sumatera. Radana menyediakan pembiayaan motor, serbaguna, modal kerja dan investasi, 71% sahamnya dimiliki oleh PT Tiara Marga Trakindo. kbc10

Bagikan artikel ini: