Sang jenderal turun tangan, konflik panas Hanura mendingin

Rabu, 24 Januari 2018 | 05:28 WIB ET

JAKARTA, kabarbisnis.com: Konflik panas di tubuh Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) mulai mendingin. Dua kubu yang semula berseberangan kini sepakat untuk berdamai atau islah. Baik "kubu Ambhara" yang dipimpin Daryatmo maupun "kubu Manhattan" yang dipimpin Oesman Sapta Odang (OSO) ingin masalah ini tak berlarut-larut.

Hal itu tertuang dalam pernyataan bersama kedua belah pihak usai melakukan pertemuan di Jakarta, Selasa (22/1) malam.

Hadir pada pertemuan itu, dari kubu OSO adalah OSO sendiri bersam Sekjen Herry L Siregar, Bendahara Umum Zulnahar Usman, Waketum Gede Pasek, dan Ketua bidang Keanggotaan Adrianus Garu. Sementara Daryatmo‎ tidak didampingi Sekjen Sarifuddin Sudding.

Pertemuan dipimpin Ketua Dewan Pembina yang sekaligus pendiri Hanura, Wiranto. 

Wiranto menjelaskan persoalan Hanura telah selesai. Kedua belah pihak telah sepakat untuk kembali bersama-sama.

"Kita selesaikan secara martabat. Kita selesaikan dengan menggunakan hati nurani sesuai nama partai," kata Wiranto yang juga Menko Polhukam.

‎Wiranto mengatakan, suatu organisasi, termasuk partai politik (Parpol), pasti mengalami masalah. Itu pula yang dihadapi Hanura saat ini. Namun masalah yang terjadi bukan berarti tidak bisa diselesaikan.

"Memang betul kalau masalah tidak terselesaikan maka sangat mengganggu eksistensi partai dan mengganggu proses verifikasi. Itu mengganggu pemilu ke depan. Kami sangat sungguh menyelesaikan perbedaan dengan cara bermartabat. Kami bertumpu pada anggaran dasar dan anggaran rumah tangga (AD/ART) partai,” papar Wiranto. kbc2

Bagikan artikel ini: