Harga jargas rumah tangga di 6 wilayah ini dievaluasi

Rabu, 24 Januari 2018 | 18:03 WIB ET

JAKARTA, kabarbisnis.com: Badan Pengatur Kegiatan Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) segera melakukan evaluasi harga jual gas bumi, untuk golongan rumah tangga di enam wilayah. Hal ini setelah PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk dan PT Pertagas Niaga mengajukan harga gas yang sesuai keekonomian di enam wilayah.

Anggota Komite Badan Pengatur Kegiatan Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas), Hari Pratoyo mengatakan harga gas yang berlak saat ini dianggap sudah tidak relevan dengan perkembangan harga gas di pasar. Keenam wilayah yang diminta untuk ditinjau ulang harga gasnya di antaranya adalah wilayah Muara Enim, Pali, Lampung, Musi Banyuasin, Mojokerto dan Samarinda.

Kendati begitu, pihakny terlebih dahulu mendengar masukan dari PGN dan Pertagas terkait harga jual yang pas untuk gas bumi yang disalurkan melalui pipa ke rumah tangga."Kami harapkan masih ada masukan untuk menetapkan harga jual gas rumah tangga. Sehingga, hasilnya bisa dimanfatakan masyarakat luas," kata Hari di Jakarta, Rabu (24/1/2018).

Di wilayah Muara Enim, Pertagas Niaga mengusulkan harga gas golongan rumah tangga 1 Rp 5.760 per m3 dan golongan rumah tangga 2 Rp 8.640 per m3.Sedangkan di wilayah Pali, Pertagas Niaga mengajukan harga gas golongan rumah tangga 1 Rp 5.010 per m3 dan golongan rumah tangga 2 Rp 9.519 per m3. Sementara di Musi Banyuasin, PGAS meminta harga gas golongan rumah tangga 1 Rp 6.227 per m3 dan rumah tangga 2 Rp 8.718 per m3.

Untuk wilayah Lampung, PGN mengajukan harga untuk golongan rumah tangga 1 Rp 5.048 per m3 dan rumah tangga 2 Rp. 7.067 per m3. Di Mojokerto rumah tangga 1 Rp 4.350 per m3 dan rumah tangga 2 Rp 8.987 per m3.

Adapun untuk wilayah Samarinda, Pertagas Niaga mengusulkan harga gas golongan rumah tangga 1 Rp 5.010 per m3 dan rumah tangga 2 Rp 9.519 per m3.

Menurut Hari Pratoyo, harga tersebut telah dievaluasi dengan mempertimbangkan dasar perhitungan penetapan harga, yaitu biaya investasi pembangunan jaringan gas dan biaya operasional. Hasilnya, harga gas hasil ?evaluasi BPH Migas jauh lebih rendah ketimbang harga yang diajukan badan usaha.

BPH migas telah mengevaluasi yang diajukan badan usaha, khususnya Muara Enim, rumah tangga 1 sebesar Rp 4.750 m3, Pali sebesar Rp 4.750 per m3, Musi Banyuasin Rp 4.900 m3, Lampung Rp4.450 per m3, Mojokerto Rp 4.350 per m3, Samarinda Rp 4.400 per m3.kbc11

Bagikan artikel ini: