Bidik kinerja tumbuh 9%, ini strategi Martina Berto

Rabu, 7 Februari 2018 | 09:13 WIB ET

JAKARTA, kabarbisnis.com: Di tengah persaingan yang cukup ketat di sektor ritel, selain hadirnya penjualan online yang cukup massif, PT Martina Berto Tbk tetap memasang target kinerja di atas pertumbuhan industri kosmetik di tahun ini. Emiten yang bergerak di sektor produsen perawatan tubuh ini juga menyiapkan sejumlah strategi untuk merealisasikan target tersebut.

Direktur Utama PT Martina Berto Tbk, Bryan David Emil mengatakan, industri kosmetik makin kompetitif. Karena industri ini mudah untuk dimasuki oleh pelaku usaha baru siapa saja.

David mengutip data Euromonitor International Research, secara nilai industri ini tumbuh 7% sampai 9%. "Jadi tantangan bagi kami untuk tetap tumbuh di atas industri," kata Bryan, Selasa (6/2/2018).

Untuk itu David menargetkan penjualan bersih tahun ini naik 7% dibanding hasil 2017. Sedangkan untuk laba 2018 diproyeksikan sekitar Rp 9 miliar. Sayangnya hasil audit kinerja 2017 masih belum dipublikasikan.

Emiten berkode saham MBTO tersebut menyiapkan beberapa strategi di tahun ini. Dari sisi pemasaran dan penjualan, MBTO akan merenovasi merek yang dikelola Martina Berto. Kedua, penetrasi distribusi lebih dalam dan ekspansi wilayah yang belum tergarap. Ketiga melakukan ekspor. "Dengan fokus di Asia tenggara dan area Asia pasifik," katanya.

Kontribusi dari pasar ekspor saat ini masih sekitar 1% dari total penjualan. Meski demikian, MBTO akan siap mengekspor lebih tinggi bila ada pasar potensial.

Kemudian, MBTO akan memperkuat bagian ritel. Baik toko tradisional maupun modern trade. Kemudian MBTO memperkuat sinergi dengan unit bisnis di dalam grup. "Kami akan tentu akan memperkuat jaringan distribusi dan logistik," tambahnya.

Saat ini MBTO punya brand yang menjadi andalan. Di antaranya Rudy Hadisuwarno Cosmetics, Sari Ayu Martha Tilaar atau M.T, Biokos M.T, Caring Colours M.T, Solusi Martha Tilaar, Dewi Sri Spa M.T, Mirabella dan PAC M.T. Produk terbaru yang diperkenalkan adalah Sari Ayu M.T trend warna 2018 inspirasi Jakarta. "Ada banyak produk baru yang akan kami luncurkan lagi," kata Bryan.

Tahun ini Martina Berto sudah menyiapkan belanja modal sekitar Rp 59 miliar. Sumber dana mayoritas dari pinjaman bank dan sisanya kas internal. "Alokasi belanja modal tersebut banyak untuk pembelanjaan mesin," katanya. kbc10

Bagikan artikel ini: