Demi IPO di tahun depan, Uber lego bisnis di Indonesia ke Grab?

Senin, 19 Februari 2018 | 18:37 WIB ET

JAKARTA, kabarbisnis.com: Uber berencana untuk melantai di bursa atau melakukan initial public offering (IPO) pada tahun depan. Guna memperbaiki pembukuannya, Uber melakukan penjualan bisnisnya di sejumlah negara dunia.

Dilansir dari CNBC, Sabtu (17/2/2018), berdasarkan keterangan sumber internal, salah satu regional yang akan dijual ialah Asia Tenggara di mana terdapat Indonesia di dalamnya. Bisnis Uber di wilayah ini tengah ditawarkan pada pesaingnya, Grab.

Uber telah melakukan hal serupa di China di mana menjual 20 persen kepemilikannya pada Didi. Sementara di Rusia, Uber menjual 37 persen kepemilikan pada Yandex.

CEO Uber, Dara Khosrowshahi, sejak mengambil pucuk pimpinan pada Agustus lalu memfokuskan kinerja pada pengembalian reputasi dan efisiensi ketat untuk mencapai untung. Kerugian Uber turun 61 persen pada 2017 menjadi USD 4,5 miliar.

Salah satu investor pada Uber mengatakan dengan melepas aset Asia Tenggara, akan menghasilkan dana segar untuk perusahaan. Strategi tersebut akan membuat rencana IPO Uber lebih realistis.

Sayangnya, belum ada konfirmasi dari pihak Uber maupun Grab. kbc10

Bagikan artikel ini: