Surabaya KulineRUN 2018, padukan olahraga dan pariwisata digelar bulan depan

Rabu, 4 April 2018 | 22:47 WIB ET

SURABAYA, kabarbisnis.com: Beragam cara dilakukan untuk melakukan branding. Seperti yang dilakukan Hotel Indonesia Natour (HIN) melalui ajang Surabaya KulineRUN 2018. Kegiatan ini memadukan olahraga lari dengan pengembangan sektor pariwisata, khususnya dengan memperkenalkan makanan khas Jawa Timur.

Kegiatan Surabaya KulineRUN 2018 akan dilaksanakan pada 13 Mei 2018 mendatang dengan mengambil start di depan hotel Grand Inna Tunjungan Surabaya.

Direktur Utama PT Hotel Indonesia Natour, Iswandi Said mengatakan, pihaknya memanfaatkan gaya hidup masyarakat perkotaan yang tengah menggejala saat ini yakni lari marathon, selain juga mengangkat potensi lokal khususnya dari kuliner khas Surabaya dan Jawa Timur.

"Even ini tidak terlepas dari semangat BUMN Hadir Untuk Negeri, dimana melalui penyelenggaraan event ini diharapkan memberikan kontribusi meningkatkan kedatangan wisatawan dari dalam maupun luar negeri, khususnya ke Surabaya dan Jatim pada umumnya,” katanya di Grand Inna Tunjungan Surabaya, Rabu (4/4/2018).

Surabaya KulineRUN 2018 direncanakan diikuti sekitar 1500 peserta, dan akan mempertandingkan lomba dengan jarak  2,5K/5K/10K dengan masing-masing ada kategori pria dan wanita. Para peserta akan dapat melaksanakan lomba dengan melintasi sejumlah ikon Kota Surabaya.

Seusai lomba para peserta akan dapat menikmati berbagai sajian kuliner khas Jawa Timur yang akan disajikan oleh sekitar 30 UMKM makanan, seperti ruak cingur, rawon, lontong balap, sate klopo, semanggi, nasi krawu, lontong kupang, tahu tek, dan sebagainya.

"Even ini juga sebagai rangkaian perayaan HUT Kota Surabaya yang bertepatan jatuh pada 31 Mei, dan akan menjadi agenda tahunan kami dan Pemkot Surabaya," ujar Iswandi.

Adapun total hadiah yang disediakan oleh panitia adalah Rp50 juta serta sejumlah hadiah barang atas dukungan sejumlah perusahaan BUMN. Pihaknya mengaku optimistis karena saat ini sudah ada dukungan dari puluhan komunitas lari yang ada di Jawa Timur, dan mereka diklaim memiliki masing-masing ratusan anggota.

"Selain dari Jawa Timur kami juga telah mendapat sejumlah permintaan dari calon peserta dari Jakarta, Yogyakarta, Bali, bahkan Malaysia, Singapura, hingga Kenya," ujarnya.

Untuk bisa mengikuti ajang ini, peserta dikenai tiket early bird untuk 2.5K Rp150 ribu, 5K Rp170 ribu dan 10K Rp200 ribu. “Peserta akan mendapatkan jersey, BIB Number plus chip, medali, voucher kuliner, e-sertifikat, race book, tas serut dan voucher sponsor,” ungkap Iswandi.

Sebelumnya, even yang sama juga digelar di Padang, Yogyakarta, dan Medan. Setelah di Surabaya, kegiatan yang sama juga akan digelar di Sanur, Bali. kbc7

Bagikan artikel ini: