Lebih praktis dan efisien, produk mortar kian dilirik pasar

Jum'at, 13 Juli 2018 | 14:37 WIB ET

SURABAYA, kabarbisnis.com: Perkembangan sektor properti mendasari kalangan industri pendukung untuk terus kreatif dan inovatif. Salah satunya adalah semen. Jika selama ini masyarakat hanya mengenal semen konvensional, tren yang berkembang kini mengarah ke jenis mortar, yang dinilai lebih praktis dan efisien.

Seperti yang dilakukan Holcim Indonesia, yang mengeluarkan produk Mortar; yakni Holcim Pasangan, Holcim Plesteran dan Holcim Acian.

Head of Consumer Marketing Holcim Indonesia, Johanna Daunan menjelaskan, Mortar merupakan inovasi produk yang menggabungkan antara komposisi bahan semen dan pasir dengan menyasar segmen para kontraktor dan developer mulai kalangan bawah hingga menengah.

Menurut dia, dengan dua komposisi bahan yang tergabung menjadi satu itu diharapkan bisa menekan biaya dan waktu lebih efisien.

"Kalau membangun rumah biasanya memakai 8 tenaga kerja, dengan Mortar ini bisa setidaknya 4 tenaga kerja. Sehingga, 50 persen bisa memangkas biaya tenaga kerja," katanya di sela acara 'Ngopi Bareng' Holcim – 'Ngobrol Pintar Bareng Holcim’ bersama para pelanggan dari segmen kontraktor dan developer di Hotel Luminor Surabaya, Kamis (12/7/2018).

Diakuinya, inovasi dan solusi terus dikembangkan untuk menghasilkan produk-produk terbaik yang dapat memberikan nilai tambah serta menjawab tantangan di dunia konstruksi. "Holcim Mortar merupakan wujud komitmen kami untuk memenuhi kebutuhan konsumen yang beragam khususnya dalam efisiensi waktu pekerjaan dan hasil akhir yang sempurna," ujarnya.

Johanna mengakui, memang sampai saat ini konsumsi Mortar masih sekitar 1 persen dibandingkan konsumsi semen konvensional.

Maka dari itu, kata Johanna, upaya penetrasi dan pendistribusian ke toko-toko maupun distributor, perlu dilakukan untuk bisa menembus pasar. Tercatat, sampai saat ini market share Holcim di Jawa Timur berada di angka 12 persen.

"Misal satu toko ada lima. Dari situ kan masyarakat bisa lebih mengenal Mortar karena orang kalau belum mencoba yang lainnya juga tidak bakal tahu. Nah, dari situ ke depannya bisa repeat order," terangnya.

Johanna menambahkan, sebelumnya Mortar sudah diperkenalkan terlebih dahulu di Jawa Barat pada Februari lalu. Dalam sebulan, penjualan Mortar di Jawa Barat mencapai 1.000 ton.

"Untuk di Jawa Timur ini, targetnya tidak muluk-muluk. Kami lebih ke pendistribusian yang merata karena potensi di sini cukup besar. Seperti di Sidoarjo yang banyak pengembangan proyek properti," jelasnya yang menargetkan bisa menjual 100 ton Mortar di bulan ini untuk pasar Surabaya.

Selain mengeluarkan produk inovatif, lanjut Johanna, Holcim juga terus menggenjot layanan yang prima dan terpercaya untuk kebutuhan jangka panjang.

"Selain itu, kami juga berupaya untuk memberikan kemudahan kepada konsumen dalam mendapatkan produk Holcim dengan memastikan ketersediaan barang serta layanan antar langsung di seluruh area Jawa Timur," tandasnya. kbc7

Bagikan artikel ini: